PTK Kabar Mempelai Nias Ajak Umat Hidup Berserah kepada Yesus

  • 18 Sep 2026 14:01 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Persekutuan Tubuh Kristus (PTK) “Kabar Mempelai” Pulau Nias digelar di Auditorium Teteholi STT BNKP Sundermann. Dalam kebaktian ini, Pdt. Widjaja Hendra dari Malang, Jawa Timur, hadir sebagai pembicara. Khotbahnya berfokus pada pertumbuhan kerohanian dan esensi hidup yang berserah kepada Yesus. Ia mendorong jemaat untuk memaknai ujian kehidupan bukan sebagai perusak, melainkan sebagai proses penting untuk memperkuat dan memperbesar kapasitas iman.

Acara rohani yang mempersatukan warga jemaat, hamba Tuhan, dan gembala sidang se-Pulau Nias ini turut dihadiri oleh Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli yang dihadiri oleh Kepala Seksi Urusan Agama Kristen, Saroedi Gea, M.Pd.K., Kemenag turut memberikan sambutan sebagai wujud nyata dukungan penuh negara dalam memelihara kerukunan umat beragama dan menguatkan spiritualitas masyarakat.

Saroedi juga turut memberikan apresiasi kepada panitia dan hamba Tuhan yang telah mempersiapkan acara tersebut. Ia menilai bahwa semangat kebersamaan dan persekutuan yang diwujudkan lewat kegiatan ini sangat selaras dengan komitmen Kementerian Agama untuk memperkokoh kerukunan umat beragama. “Gereja dan lembaga keagamaan itu seperti anggota tubuh yang saling melengkapi. Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri, melainkan harus bersatu dalam melayani dan menebar kebaikan bagi masyarakat luas,” ujarnya, pada Selasa 15 September 2026.

Selain itu, Saroedi mengimbau umat agar tidak berhenti pada ibadah saja, melainkan mengimplementasikan penguatan iman tersebut dalam solidaritas sosial. Kepekaan ini dapat ditunjukkan dengan mendoakan serta memberi dukungan nyata kepada korban bencana alam di berbagai daerah. Menurutnya, kualitas iman seseorang tercermin dari kepedulian dan sumbangsih nyata mereka bagi masyarakat.

Selain aksi sosial, Saroedi menekankan pentingnya kepedulian lingkungan sebagai bagian dari penatalayanan umat. Kesadaran keagamaan harus diwujudkan melalui aksi nyata bersama, menjaga kebersihan, merawat bumi, dan melestarikan alam Pulau Nias. Langkah ini penting agar umat siap menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan krisis ekologi.

Rangkain Kebaktian PTK Kabar Mempelai Pulau Nias berlangsung selama dua hari berturut-turut pada 15–16 September 2026. Acara dimulai dengan Kebaktian Pembukaan pada hari Selasa, disusul dengan Kebaktian Pendalaman Alkitab (PA) dan Perjamuan Suci.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....