Tepung Beras, Merawat Kulit Berjerawat
- 12 Jul 2026 10:39 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID.Gunungsitoli - Kulit berjerawat merupakan salah satu masalah kulit yang umum dialami oleh banyak orang, baik remaja maupun orang dewasa. Kondisi ini terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati, dan bakteri sehingga memicu peradangan. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, jerawat juga dapat mengurangi rasa percaya diri jika tidak ditangani dengan tepat.
Untuk membantu mengurangi jerawat, penting menjaga kebersihan wajah, menggunakan produk perawatan yang sesuai dengan jenis kulit, serta menerapkan pola makan dan gaya hidup yang sehat.
Selain menjaga kebersihan wajah, kulit yang berjerawat juga dapat dirawat menggunakan tepung beras sebagai perawatan alami. Tepung beras mengandung senyawa yang dipercaya dapat membantu menyerap minyak berlebih, mengangkat sel kulit mati, dan membuat kulit terasa lebih halus.
Dikutip dari Alodokter, Tepung beras mengandung asam fitat yang merupakan antioxidant alpha hydroxy acid (AHA). Bahan yang umum ditemukan dalam produk perawatan kulit ini memang diekstraksi dari beragam biji-bijian, salah satunya beras.
Penelitian menunjukkan bahwa manfaat tepung beras ini berasal dari asam fitat yang terkandung dalam beras. Zat tersebut dapat mengobati jerawat ringan hingga sedang serta peradangan setelah berjerawat jika dioleskan langsung ke kulit secara rutin.
Tepung beras dapat digunakan sebagai masker alami untuk membantu merawat kulit berjerawat. Campurkan 2 sendok makan tepung beras dengan air matang atau air mawar secukupnya hingga membentuk pasta. Oleskan secara merata pada wajah yang telah dibersihkan, lalu diamkan selama 10–15 menit. Setelah itu, bilas menggunakan air hangat dan keringkan wajah dengan handuk bersih secara perlahan.
Sebaiknya gunakan tepung beras yang murni, tanpa tambahan pewangi, pemutih, atau bahan kimia lainnya. Gunakan masker tepung beras 1–2 kali seminggu. Sebelum menggunakannya, lakukan uji tempel pada kulit terlebih dahulu untuk memastikan tidak terjadi reaksi iritasi. Jika jerawat semakin meradang, terasa perih, atau muncul tanda alergi setelah pemakaian, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter kulit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....