Perbedaan Khas Kuliner Batak Pohul-pohul dan Ombus-ombus
- 29 Apr 2026 15:54 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Kuliner tradisional Batak memiliki banyak ragam makanan khas yang masih digemari hingga sekarang. Dua di antaranya adalah pohul-pohul dan ombus-ombus. Meski sama-sama berasal dari daerah Sumatera Utara dan berbahan dasar tepung beras, keduanya memiliki perbedaan dari segi bentuk, rasa, hingga cara penyajian.
Pohul-pohul merupakan makanan tradisional khas Batak Toba yang dibuat dari campuran tepung beras dengan parutan kelapa. Adonan kemudian dibentuk memanjang menggunakan kepalan tangan sehingga memiliki tekstur padat dan sedikit kasar. Pohul-pohul biasanya disajikan dengan gula merah cair atau dicampur langsung ke dalam adonan sehingga rasanya manis gurih.
Sementara itu, ombus-ombus dikenal sebagai jajanan tradisional yang memiliki tekstur lebih lembut. Makanan ini dibuat dari tepung beras yang diisi gula merah di bagian tengah, lalu dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang. Nama “ombus-ombus” berasal dari kebiasaan masyarakat yang meniup makanan ini sebelum dimakan karena disajikan dalam keadaan panas.
Dilansir dari berbagai sumber kuliner tradisional Sumatera Utara, pohul-pohul lebih sering dijadikan makanan pengganjal lapar karena teksturnya padat, sedangkan ombus-ombus banyak dijual sebagai jajanan pasar atau teman minum teh dan kopi.
Meski berbeda, kedua makanan khas ini menjadi bagian dari warisan budaya kuliner Batak yang tetap dilestarikan hingga kini. Rasanya yang khas dan proses pembuatannya yang tradisional membuat pohul-pohul dan ombus-ombus masih diminati berbagai kalangan, terutama saat acara adat maupun di pasar tradisional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....