Berikut ini Kondisi Kesehatan Tubuh ketika Kekurangan Vitamin K

  • 25 Agt 2026 19:34 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Ketika tubuh kekurangan vitamin K dampak utamanya adalah gangguan pada proses pembekuan darah dan penurunan kesehatan tulang. Vitamin K berfungsi mengaktifkan protein yang dibutuhkan untuk membekukan darah dan mengatur kalsium dalam tubuh seperti dilansir laman ciputramedicalcenter.com

Kekurangan vitamin K sebenarnya sangat jarang terjadi pada orang dewasa yang sehat karena bakteri di usus kita bisa memproduksinya. Namun kondisi ini rentan dialami oleh:

  • Bayi Baru Lahir: Vitamin K tidak terserap optimal melalui plasenta selama kehamilan sehingga bayi biasanya langsung diberikan suntikan vitamin K setelah lahir untuk mencegah pendarahan otak.

  • Penderita Malabsorpsi Usus: Orang dengan gangguan pencernaan seperti Penyakit Celiac atau Crohn's disease yang membuat tubuh sulit menyerap lemak dan vitamin.

  • Pengguna Obat Tertentu: Konsumsi antibiotik jangka panjang (membunuh bakteri baik pembuat vitamin K) atau obat pengencer darah seperti warfarin sebagaimana dimuat laman healthline.com

Kekurangan vitamin K pada tubuh menyebabkan gangguan pada proses pembekuan darah dan penurunan kekuatan tulang.

Gejala dan dampak utama kekurangan vitamin K:

  • Darah sulit membeku: Luka kecil atau bekas operasi membutuhkan waktu lebih lama untuk berhenti berdarah.

  • Mudah memar: Pembuluh darah menjadi lebih rapuh sehingga tubuh mudah memar meskipun hanya terkena benturan ringan.

  • Perdarahan spontan: Sering mengalami mimisan atau gusi berdarah tanpa sebab yang jelas.

  • Gumpalan darah di bawah kuku: Muncul bercak atau gumpalan darah berwarna gelap di bawah kuku.

  • Gangguan pencernaan: Terjadi perdarahan di saluran cerna yang ditandai dengan feses atau buang air besar berwarna hitam pekat.

  • Menstruasi berlebihan: Darah haid keluar lebih banyak dan durasi menstruasi menjadi lebih panjang dari biasanya.

  • Kesehatan tulang menurun: Kekurangan jangka panjang dapat mengganggu metabolisme kalsium, memicu osteoporosis dan membuat tulang lebih mudah rapuh atau patah.

  • Risiko pada bayi: Bayi baru lahir yang kekurangan vitamin K rentan mengalami Vitamin K Deficiency Bleeding (VKDB) yang berbahaya termasuk perdarahan di area pusar atau otak seperti dirilis laman hellosehat.com

  • Pendarahan Dalam Tubuh: Ditandai dengan gusi berdarah, mimisan, adanya darah dalam urine atau feses berwarna hitam pekat (darah di saluran cerna) sebagaimana dirilis laman halodoc.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....