Tubuh Tetap Sehat Terhindar Dari Penyakit di Musim Hujan
- 04 Agt 2026 14:14 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Masa pancaroba atau peralihan antara kedua musim tersebut biasanya turut disertai dengan berbagai penyakit. Penyakit penyerta bukan hanya muncul saat masa pancaroba saja, melainkan juga pada musim hujan.
Dikutip dari laman rspondokindah.co.id, hujan dengan intensitas yang sangat tinggi biasanya diiringi dengan banjir di sejumlah daerah di Indonesia. Kehadiran banjir ini berperan sebagai media penyebaran bakteri dan virus yang lebih cepat. Jika tidak benar-benar menjaga daya tahan tubuh saat musim hujan, Anda akan dengan mudah terkena penyakit.
Pada musim hujan, suhu udara akan lebih dingin daripada biasanya. Suhu yang dingin memudahkan virus dan bakteri untuk berkembang biak dan berpindah tempat. Sementara itu, sistem kekebalan tubuh manusia bekerja lebih lemah pada suhu yang dingin. Akibatnya, mikroorganisme pun lebih mudah untuk menginfeksi tubuh.
Beberapa jenis penyakit yang kerap mengintai saat musim hujan antara lain:
| Baca juga: Manfaat Sehat Vitamin D untuk Tubuh |
1. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
ISPA merupakan penyakit saluran pernapasan atas atau bawah yang dapat menimbulkan berbagai penyakit, seperti influenza, batuk pilek, radang tenggorokan, hingga Covid-19. Kandungan air yang tinggi di udara mendukung berbagai mikroorganisme berbahaya berkembang biak lebih cepat daripada di iklim yang lebih hangat dan lebih kering.
2. Diare
Diare merupakan gangguan buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair dan intensitas yang lebih sering dari biasanya. Diare terjadi karena adanya kontaminasi bakteri atau virus pada saluran pencernaan.
| Baca juga: Kacang Hijau Menangkal Radikal Bebas |
Dalam kondisi hujan dan banjir, faktor yang meningkatkan risiko seseorang terkena diare adalah kurangnya akses terhadap air bersih, sanitasi lingkungan yang kurang baik, tidak menjaga kebersihan diri, serta mengonsumsi makanan yang tidak higienis.
3. Demam Tifoid
Demam tifoid merupakan penyakit akut yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Bakteri ini biasanya ditemukan pada makanan atau minuman yang terkontaminasi. Bakteri ini juga dapat ditularkan dari orang yang terinfeksi.
4. Demam Berdarah
Saat musim hujan, terdapat banyak genangan air sisa hujan yang menjadi tempat nyamuk untuk berkembang biak, tak terkecuali jenis nyamuk aedes aegypti pembawa virus dengue. Tidak heran jika jumlah kasus demam berdarah kembali meningkat saat memasuki musim hujan.
5. Leptospirosis
Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan kuman leptospira yang berbentuk spiral kecil disebut spirochaeta. Bakteri yang menyebar melalui urine tikus ini dapat menembus kulit atau lapisan-lapisan kulit dalam (mukosa) manusia normal. Penyakit ini dapat menyebabkan kulit kekuningan, mukosa mengering, demam tinggi, sakit kepala, hingga diare atau sembelit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....