Jangan Tunggu Sakit, Mulai Berolahraga dari Sekarang
- 27 Agt 2026 14:35 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Olahraga sering baru dilakukan ketika tubuh mulai memberi tanda, seperti berat badan meningkat, mudah lelah atau hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan masalah. Padahal, aktivitas fisik justru penting dilakukan sejak tubuh masih sehat sebagai bagian dari pencegahan penyakit.
World Health Organization (WHO) menyebut aktivitas fisik teratur dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, hipertensi, diabetes tipe 2 serta sejumlah jenis kanker. Aktivitas fisik juga berkaitan dengan kesehatan mental, fungsi kognitif dan kualitas tidur.
Buktinya terlihat dalam penelitian kohort prospektif yang melibatkan lebih dari 600 ribu orang dewasa, terdiri dari 47.538 orang dengan diabetes tipe 2 dan 561.963 orang tanpa diabetes. Penelitian yang dipublikasikan pada 2024 tersebut menemukan aktivitas aerobik dan latihan penguatan otot berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah, termasuk kematian akibat penyakit kardiovaskular.
Manfaat olahraga tidak berarti seseorang harus langsung berlatih berat. WHO merekomendasikan orang dewasa melakukan 150–300 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu, atau 75–150 menit aktivitas intensitas berat, ditambah latihan penguatan otot sedikitnya dua hari dalam seminggu.
Bagi yang belum aktif, WHO menganjurkan memulai dari jumlah kecil dan meningkatkannya secara bertahap. Jalan cepat, bersepeda, naik tangga hingga pekerjaan rumah juga termasuk aktivitas fisik. Bahkan, melakukan aktivitas dalam jumlah berapa pun tetap lebih baik daripada tidak bergerak sama sekali.
Sebaliknya, terlalu banyak duduk juga perlu diperhatikan. WHO mengaitkan perilaku sedentari berlebihan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, kanker dan diabetes tipe 2. Karena itu, mengurangi waktu duduk dan memperbanyak gerak dalam rutinitas harian menjadi bagian penting dari menjaga kesehatan.
Olahraga juga tidak harus dimulai dari gym atau lari. Jalan kaki 20–30 menit, latihan kekuatan ringan di rumah atau memilih tangga daripada lift bisa menjadi langkah awal. Setelah tubuh terbiasa, durasi dan intensitas dapat ditingkatkan secara bertahap.
Menjaga kesehatan tidak perlu menunggu tubuh memberi peringatan. Mulailah bergerak ketika masih sehat, karena olahraga bukan hanya untuk mengatasi masalah kesehatan, tetapi juga untuk mencegahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....