Mengenal Jenis-Jenis Whey Protein, Jangan Sampai Salah Pilih
- 19 Jun 2026 09:30 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Popularitas whey protein semakin meningkat seiring dengan bertambahnya minat masyarakat terhadap olahraga dan pola hidup sehat. Suplemen yang berasal dari protein susu ini banyak dikonsumsi untuk membantu memenuhi kebutuhan protein harian, mendukung pertumbuhan massa otot, serta membantu proses pemulihan setelah berolahraga.
Merujuk artikel kesehatan yang dimuat dalam Halodoc, whey protein merupakan salah satu sumber protein berkualitas tinggi yang mengandung sembilan asam amino esensial dan mudah diserap tubuh. Karena itu, suplemen ini banyak digunakan untuk mendukung kebutuhan protein harian, terutama bagi mereka yang aktif berolahraga.
Namun, tidak semua whey protein memiliki kandungan dan karakteristik yang sama. Secara umum, terdapat tiga jenis utama whey protein, yakni whey protein concentrate, whey protein isolate, dan whey protein hydrolysate.
Whey Protein Concentrate (WPC) merupakan jenis yang paling umum ditemui di pasaran. Kandungan proteinnya berkisar antara 70 hingga 80 persen, dengan sedikit kandungan lemak dan laktosa. Jenis ini banyak dipilih oleh pemula maupun mereka yang ingin meningkatkan massa otot karena harganya relatif lebih terjangkau dan rasanya cenderung lebih kaya.
| Baca juga: Kacang Mete Menjaga Kesehatan Tulang |
Sementara itu, Whey Protein Isolate (WPI) telah melalui proses penyaringan lebih lanjut sehingga memiliki kandungan protein yang lebih tinggi, umumnya mencapai 90 persen atau lebih. Kandungan lemak dan karbohidratnya juga lebih rendah, sehingga sering menjadi pilihan bagi mereka yang sedang menjalani program penurunan lemak (cutting) atau memiliki sensitivitas terhadap laktosa.
Jenis lainnya adalah Whey Protein Hydrolysate (WPH). Pada jenis ini, protein telah dipecah menjadi peptida yang lebih kecil sehingga lebih mudah dicerna dan diserap tubuh. Karena karakteristik tersebut, whey protein hydrolysate umumnya digunakan oleh atlet atau individu yang membutuhkan pemulihan lebih cepat setelah menjalani latihan dengan intensitas tinggi.
Selain membangun dan mempertahankan massa otot, konsumsi whey protein juga dikaitkan dengan manfaat lain, seperti membantu menurunkan berat badan, menjaga rasa kenyang lebih lama, serta berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol. Namun, manfaat tersebut tetap perlu diimbangi dengan pola makan yang seimbang dan aktivitas fisik yang rutin.
Meski memiliki perbedaan dalam proses pengolahan dan kandungan nutrisinya, ketiga jenis whey protein tersebut pada dasarnya sama-sama dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian. Karena itu, pemilihan whey protein sebaiknya disesuaikan dengan tujuan, kondisi tubuh, serta anggaran yang dimiliki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....