Olahraga Tak Cukup Asal Gerak, Kenali Mind-Muscle Connection

  • 29 Mei 2026 13:18 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Tubuh tidak hanya bergerak karena tenaga, tetapi juga karena koordinasi antara otak, saraf, dan otot. Dalam dunia kebugaran, hubungan tersebut dikenal dengan istilah mind-muscle connection, yaitu kemampuan seseorang untuk fokus dan merasakan otot yang sedang bekerja saat berolahraga.

Konsep ini semakin banyak dibahas dalam latihan kekuatan karena dinilai membantu meningkatkan kualitas gerakan. Saat seseorang benar-benar fokus pada otot yang dilatih, tubuh disebut dapat mengaktifkan kontraksi otot dengan lebih optimal dibanding gerakan yang dilakukan sekadar menyelesaikan repetisi. Tekniknya dilakukan dengan gerakan perlahan dan terkontrol sambil menjaga fokus pada bagian otot tertentu yang sedang digunakan.

Dalam latihan kekuatan, otot bekerja melalui sinyal yang dikirim otak melalui sistem saraf. Karena itu, fokus mental saat latihan dinilai ikut memengaruhi respons tubuh terhadap gerakan yang dilakukan.

Sejumlah penelitian terbaru turut membahas hubungan tersebut. Studi tahun 2024 yang dipublikasikan dalam jurnal Biochemical and Biophysical Research Communications menemukan latihan kekuatan atau resistance training dapat memengaruhi hubungan antara fungsi otot dan aktivitas otak, termasuk respons saraf selama latihan berlangsung.

Penelitian lain yang dimuat dalam BMC Sports Science, Medicine and Rehabilitation tahun 2024 juga menunjukkan gerakan latihan yang dilakukan dengan tempo lebih terkontrol membantu meningkatkan kualitas gerakan dan performa otot dibanding latihan yang dilakukan terlalu cepat.

Selain membantu efektivitas latihan, fokus terhadap kontraksi otot juga dinilai dapat membantu menjaga teknik gerakan tetap stabil. Hal ini penting terutama bagi pemula, karena gerakan yang dilakukan tanpa kontrol berisiko membuat tubuh menggunakan otot lain sebagai kompensasi.

Karena itu, sebagian pelatih kebugaran menyarankan latihan dilakukan dengan beban yang sesuai kemampuan agar fokus terhadap gerakan dan kontraksi otot tetap terjaga. Tempo latihan yang terlalu terburu-buru justru membuat tubuh lebih mudah kehilangan kontrol gerakan.

Meski demikian, mind-muscle connection bukan satu-satunya faktor yang menentukan hasil olahraga. Konsistensi latihan, pola makan, waktu istirahat, dan teknik yang benar tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kebugaran dan membangun kekuatan tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....