HAN dan HANI 2026, Pemko Gunungsitoli Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak
- 29 Jul 2026 19:51 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Pemerintah Kota Gunungsitoli menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan berpihak kepada anak melalui peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" ini berlangsung di Taman Ya'ahowu Kota Gunungsitoli, Rabu 29 Juli 2026.
Wali Kota Gunungsitoli yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE, hadir sekaligus menyampaikan sambutan Wali Kota. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak dan memberikan perlindungan yang optimal demi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Disampaikan pula bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus dijaga, dibimbing, dan diberikan ruang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensi yang dimiliki. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Gunungsitoli mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi melindungi anak dari berbagai ancaman, mulai dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, kekerasan, perundungan (bullying), eksploitasi, hingga berbagai risiko yang muncul di era digital.
Dalam kesempatan tersebut, Forum Anak, Duta Cyber Safety, dan Duta Anti Narkoba diharapkan mampu menjadi pelopor, pelapor, sekaligus agen perubahan yang menginspirasi anak-anak dan remaja untuk memanfaatkan teknologi secara bijak, menjauhi narkoba, serta menumbuhkan budaya hidup sehat dan positif di lingkungan masing-masing.
Mengakhiri sambutannya, Sekretaris Daerah mengajak seluruh unsur pemerintah, Forkopimda, dunia usaha, lembaga masyarakat, dunia pendidikan, serta seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan Kota Layak Anak.
"Komitmen tersebut tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata yang berkelanjutan " Ujarnya
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P5A) Kota Gunungsitoli, PKPA Cabang Nias, BNN Kota Gunungsitoli, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BNN Kota Gunungsitoli yang diwakili oleh Kasubbag Umum BNN Kota Gunungsitoli, Leos Balthasar Wirawan Gulo, S.H., menegaskan bahwa peringatan Hari Anti Narkotika Internasional merupakan pengingat akan pentingnya upaya bersama dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, khususnya di kalangan generasi muda. Ia menjelaskan bahwa BNN terus mengedepankan pendekatan preventif melalui Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), salah satunya melalui program "Ananda Bersinar" (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba).
Program tersebut menempatkan anak sebagai subjek utama perlindungan melalui penguatan karakter, ketahanan diri, kecakapan hidup, serta literasi mengenai bahaya narkotika dengan melibatkan peran aktif keluarga, sekolah, dan masyarakat. BNN juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mewujudkan Kepulauan Nias yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pelantikan Pengurus Forum Anak Kota Gunungsitoli Periode 2026–2028, pengukuhan Duta Cyber Safety dan Duta Anti Narkoba Kota Gunungsitoli, peluncuran Cyber Corner, serta deklarasi komitmen bersama mewujudkan Kota Layak Anak. Seluruh rangkaian tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Turut hadir unsur Forkopimda, para Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kota Gunungsitoli, Ketua TP PKK Kota Gunungsitoli, Staf Ahli I TP PKK Kota Gunungsitoli, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli, Pengurus Forum Anak Kota Gunungsitoli Periode 2026–2028, serta para pelajar dari berbagai sekolah di Kota Gunungsitoli.
Melalui momentum Hari Anak Nasional dan Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2026 ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, serta bebas dari narkoba, sehingga setiap anak di Kota Gunungsitoli dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan siap menyongsong masa depan Indonesia yang lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....