Sejarah Awal Mula Masuknya Motor Listrik di Indonesia

  • 29 Agt 2026 20:28 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID,Gunungsitoli - Sejarah awal masuk dan berkembangnya motor listrik di Indonesia dimulai dari inisiatif industri lokal dan riset akademis pada pertengahan era 2000-an jauh sebelum menjadi tren masif seperti sekarang. Asal-mula masuk dan berkembangnya motor listrik di Indonesia tidak terjadi dalam satu peristiwa singkat melainkan melalui transformasi riset akademis, masuknya merek global hingga dorongan regulasi pemerintah.

Tahun 2005 industri lokal mulai memperkenalkan motor listrik komersial. Salah satu yang tercatat paling awal adalah sepeda motor listrik Yohanta yang diproduksi di Surabaya. Berikutnya muncul sepeda motor listrik Betrix pada tahun 2007 yang merupakan hasil kerja sama dengan manufaktur asal Jepang dan Taiwan sebagaimana dirilis laman researchgate.net

Sebelum diproduksi secara massal, motor listrik di Indonesia berawal dari proyek riset di universitas. Berawal pada tahun 2012 pemerintah Indonesia mulai mendanai riset kendaraan listrik secara serius di beberapa universitas top. Sembari riset lokal berjalan, produsen luar negeri mulai melirik pasar Indonesia, pada tahun 2014 merek motor listrik premium asal Amerika Serikat, Zero Motorcycles resmi masuk ke Indonesia melalui distributor PT Garansindo Technologies.

Selanjutnya tahun 2015, momen krusial terjadi saat Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berkolaborasi dengan PT Garansindo Inter Global untuk mengembangkan purwarupa motor listrik lokal. Proyek ini melahirkan Gesits (Garansindo Electric Scooter ITS). Motor ini sepenuhnya dirancang dan dikembangkan di dalam negeri, mulai dari sistem pengendali (controller), panel instrument hingga sistem pemantauannya. Pada tahun 2016 Gesits membuktikan ketangguhannya melalui uji jalan Tour de Jakarta-Bali sejauh ribuan kilometer untuk menguji daya tahan baterai dan performa mesin. Gesits kemudian diproduksi massal secara resmi setelah diperkenalkan ke publik seperti dimuat laman Kompas.com

Kemudian pada tahun 2017 Viar Motor Indonesia, produsen otomotif lokal meluncurkan Viar Q1 secara massal. Viar Q1 menjadi salah satu motor listrik berSTNK pertama yang legal digunakan di jalan raya Indonesia, berkolaborasi dengan perusahaan teknologi Jerman, Bosch untuk sistem penggeraknya seperti dirilis laman aisi.or.id

Hal berikutnya pada tahun 2019, pabrikan motor listrik lokal maupun asing menjamur di Indonesia dan pasar Indonesia langsung dibanjiri puluhan merek motor listrik baru, baik lokalisasi merek asing maupun merek asli dalam negeri seperti dimuat laman aisi.or.id

Barulah pada tahun 2026 industri motor listrik Indonesia mencapai babak baru dengan diresmikannya Molinas (Motor Listrik Nasional) oleh pemerintah di Cikarang, Bekasi. Langkah ini menandai kesiapan Indonesia untuk membangun ekosistem hulu-ke-hilir, mulai dari manufaktur, baterai hingga infrastruktur pengisian daya nasional sebagaimana dimuat laman aisi.or.id

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....