Awal Mula Masuknya Garam Inggris ke Indonesia
- 02 Mar 2026 08:30 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID. Gunungsitoli - Garam Inggris, yang secara ilmiah dikenal sebagai magnesium sulfat heptahidrat atau Epsom salt, pertama kali ditemukan pada tahun 1618 di kota Epsom, Surrey, Inggris oleh seorang gembala sapi bernama Henry Wicker. Dari Royal Society of Chemistry disebutkan bahwa pada musim panas tahun 1618, Inggris dilanda kekeringan, tetapi ketika Henry Wicker, seorang penggembala sapi setempat, berjalan melintasi Epsom Common, ia menemukan genangan air yang ditolak oleh ternaknya yang kehausan. Air itu terasa pahit dan setelah menguap menghasilkan garam yang memiliki efek luar biasa: garam itu bersifat pencahar. Inilah yang kemudian dikenal sebagai garam Epsom (magnesium sulfat, MgSO4), sebagaimana dilansir di laman apartmenttherapy.com.
Nama garam Epsom diambil dari nama kota di Inggris tempat garam ini ditemukan, di mana garam ini muncul dalam air dari mata air bawah tanah pada awal abad ke-17.
Garam Epsom baru secara resmi disebut garam Epsom pada tahun 1695 oleh Dr. Nehemiah Grew dalam bukunya Nature and Use of the Salt contained in Epsom and such other Waters ketika memberi nama pada "garam pencahar pahit" yang ia temukan di Epsom.
Ini bukanlah garam dapur (natrium klorida) melainkan senyawa mineral alami yang rasanya pahit.
Garam Inggris (Magnesium Sulfat) masuk ke Indonesia melalui jalur perdagangan dan pengaruh kolonial, terutama pada masa penjajahan Inggris melalui East India Company (EIC) dan dibawa ke Indonesia sebagai obat alami. Garam ini digunakan oleh orang-orang Eropa di Hindia Belanda sebagai obat pencahar (untuk sembelit), bahan industri, untuk merelaksasi otot dan bukan bumbu masakan.
Berikut manfaat garam epsom untuk kesehatan tubuh sebagaimana dilansir pada laman alodokter.com:
1. Mengurangi stres
2. Mengatasi sulit tidur
3. Meningkatkan performa olahraga
4. Mengatasi nyeri otot
5. Mengatasi radang sendi
6. Menjaga kesehatan rambut
7. Mengatasi sembelit
Nama garam Inggris akhirnya melekat di masyarakat Indonesia karena zat mineral ini memang berasal dari Inggris dan diperkenalkan oleh para pedagang dari sana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....