Asal Mula Lahirnya Tank di Dunia

  • 14 Mei 2026 20:47 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Asal usul tank adalah perpaduan antara teknologi traktor rantai (caterpillar), mesin pembakaran internal dan baja lapis baja yang dirancang untuk mengatasi medan perang yang brutal. Lahirnya tank di dunia bermula dari kebutuhan untuk memecahkan kebuntuan perang parit pada Perang Dunia I. Inggris adalah negara pertama yang mengembangkannya sebagai senjata rahasia untuk menembus garis pertahanan lawan yang dipenuhi kawat berduri dan senapan mesin.

Nama "tank" awalnya adalah sebuah kode rahasia. Agar intelijen musuh tidak curiga, Inggris menyamarkan proyek ini sebagai pembuatan tangki air (water tanks) untuk tentara di Mesopotamia. Para pekerja pabrik pun percaya bahwa mereka sedang membuat wadah air raksasa bukan mesin perang mematikan sebagaimana dimuat laman Wikipedia.

Tank lahir pada Perang Dunia I (1915-1916) sebagai solusi Inggris untuk memecahkan kebuntuan perang parit, kawat berduri dan tembakan senapan mesin di Front Barat. Perang parit di Perang Dunia I membuat pergerakan infanteri terhenti. Diperlukan kendaraan lapis baja yang mampu melewati parit, kawat berduri dan kebal peluru senapan mesin. Inggris mempelopori pengembangan, terutama didorong oleh Winston Churchill yang membentuk Komite Kapal Darat (Landship Committee) pada awal 1915. Awalnya disebut "kapal darat" (landship).

Untuk menjaga kerahasiaan dari Jerman, pekerja menyebutnya "tangki air" (water carrier/tank) yang dikirim ke Mesopotamia. "Little Willie" adalah prototipe tank fungsional pertama yang diselesaikan pada 6 September 1915 oleh perusahaan William Foster & Co di Lincoln, Inggris. Tank Mark I, yang diproduksi berdasarkan hasil evaluasi Little Willie, pertama kali diterjunkan ke medan perang oleh Kapten H.W. Mortimore pada 15 September 1916 dalam Pertempuran Somme sebagaimana dirilis laman Wikipedia.

Karakteristik tank awal hanya secepat orang berjalan kaki (sekitar 6 km/jam). Sering mogok, mesin cepat panas dan udara di dalamnya sangat beracun bagi awak. Berbentuk belah ketupat agar bisa memanjat parit yang lebar dan menghancurkan kawat berduri. Meskipun tank awal lambat dan sering rusak, penggunaannya di Pertempuran Cambrai (1917) membuktikan bahwa tank dapat mematahkan pertahanan parit yang kaku.

Prancis mengembangkan Schneider CA1 (digunakan April 1917). Jerman sempat terkejut dan akhirnya mengembangkan senjata anti-tank untuk melawan tank Sekutu seperti dimuat laman Canadian War Museum.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....