Meugang dan Marpangir, Tradisi Khas Daerah saat Menjelang Bulan Ramadan

  • 24 Feb 2026 17:20 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Menjelang datangnya bulan suci ramadan, umat Islam di berbagai wilayah Tanah Air menyambutnya dengan beragam tradisi khas. Semua menjadi potret kekayaan budaya yang terus hidup dan diwariskan turun-temurun. Setiap daerah mewarisi cara khas untuk mempersiapkan diri menghadapi bulan suci ini, mencerminkan kekayaan budaya yang terus terjaga.

Melansir dari situs kemenparekraf.go.id, berikut ini tradisi menyambut ramadan di daerah-daerah Indonesia:

Meugang (Aceh)

Di Aceh, tradisi menyambut Ramadan dinamakan Meugang atau Haghi Mamagang. Tradisi satu ini sudah dilakukan sejak zaman Kerajaan Aceh Darussalam, atau sudah berlangsung sejak abad ke-14. Tradisi Meugang diisi dengan kegiatan memasak daging sapi, kambing atau kerbau sehari sebelum bulan Ramadan. Olahan daging tersebut disantap bersama dengan seluruh anggota keluarga, kerabat atau yatim piatu. Selain dilakukan saat menyambut Ramadan, tradisi Meugang juga dilaksanakan saat menyambut Idul Adha dan Idul Fitri.

Tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur dan berbagi kebahagiaan dalam menyambut bulan suci. Masyarakat Aceh percaya bahwa menyantap daging sebelum Ramadan membawa keberkahan.

Selain itu, pasar-pasar tradisional di Aceh juga menjadi lebih ramai menjelang Meugang karena banyak warga yang berbelanja bahan makanan dalam jumlah besar untuk merayakan tradisi ini. Tradisi ini juga memperkuat hubungan sosial karena banyak keluarga yang berbagi makanan dengan tetangga mereka.

Marpangir (Mandailing, Sumatera Utara)

Beberapa daerah di Sumatera Utara memiliki tradisi khusus dalam menyambut Ramadan yang dinamakan dengan marpangir. Tradisi tersebut berupa mandi secara tradisional menggunakan air campuran rempah dan dedaunan wangi seperti daun pandan, daun nilam, daun jeruk, serai wangi, akar wangi, jeruk purut dan berbagai bunga (mawar, kenanga, mayang pinang).

Marpangir dilakukan sebagai simbol pembersihan diri, baik secara fisik maupun spiritual, sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....