Resmi Dibuka, Kabupaten Gorontalo Kirim 33 Siswa Ikuti OMI Tingkat Provinsi
- 05 Okt 2026 21:19 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026 resmi dimulai usai dibuka Plt. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Hj. Fitriyani Humokor. Acara pembukaan berlangsung di The Habibie Cyber Library MAN Insan Cendekia Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, Senin 5 Oktober 2026.
Kabupaten Gorontalo mengirimkan total 33 peserta didik untuk mengikuti ajang kompetisi yang mempertemukan peserta terbaik dari madrasah se-Provinsi Gorontalo tersebut.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, H. Iswad Abdullah Pakaja mengatakan, PMI 2026 menjadi kesempatan bagi para siswa untuk menunjukkan hasil pembinaan, kemampuan akademik, kreativitas, dan daya nalar yang telah dikembangkan di madrasah.
Menurut Iswad, OMI tidak hanya menjadi ajang untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan di bidang sains dan teknologi. Kompetisi tersebut sekaligus mendorong siswa untuk berpikir kritis dan membangun kepercayaan diri dalam menghadapi persaingan akademik.
“OMI menjadi kesempatan bagi anak-anak kita untuk menunjukkan potensi dan kemampuan terbaiknya. Kami berharap 33 peserta didik asal Kabupaten Gorontalo dapat tampil maksimal, meraih prestasi terbaik di tingkat provinsi, dan melaju hingga ke tingkat nasional,” ujar Iswad.
Ia menambahkan, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus direspons oleh madrasah melalui peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan potensi peserta didik. Namun, penguasaan sains dan teknologi harus tetap diimbangi dengan penguatan karakter, nilai-nilai keislaman, integritas, dan akhlak.
“Kita ingin peserta didik madrasah tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Prestasi akan semakin bermakna ketika dibangun di atas kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan nilai-nilai keislaman,” jelasnya.
Kepada para peserta, Iswad berpesan agar kompetisi tidak dijadikan sebagai beban, melainkan kesempatan untuk mengukur kemampuan dan menambah pengalaman. Ia meminta seluruh peserta tetap percaya diri, menjaga konsentrasi, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengerahkan kemampuan yang telah dipersiapkan bersama guru dan pembimbing.
“Berjuanglah dengan percaya diri, tetap fokus dan junjung tinggi sportivitas. Tampilkan kemampuan terbaik yang kalian miliki. Semoga ikhtiar dan kerja keras yang telah dilakukan dapat membuahkan prestasi dan mengantarkan peserta Kabupaten Gorontalo melaju ke OMI tingkat nasional,” pesannya.
Iswad juga memberikan apresiasi kepada kepala madrasah, guru pembimbing, pengawas madrasah, orang tua, serta seluruh pihak yang telah mendukung proses pembinaan para peserta. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk menciptakan ekosistem pendidikan madrasah yang mampu melahirkan peserta didik berprestasi dan memiliki daya saing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....