Upacara HUT Ke-81 TNI di Gorontalo Dipimpin Kasdam XIII/Merdeka

  • 05 Okt 2026 21:19 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Gorontalo, Senin 5 Oktober 2026. Upacara yang digelar Korem 133/Nani Wartabone ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Upacara dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Gorontalo, Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Sihotang, sejumlah pejabat Kodam XIII/Merdeka, para pejabat utama Korem 133/Nani Wartabone beserta jajaran, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta dari berbagai satuan TNI, PNS, dan komponen masyarakat.

Dalam rangkaian upacara tersebut, Kasdam XIII/Merdeka membacakan amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh prajurit dan ASN TNI di seluruh Indonesia atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

Panglima TNI menegaskan bahwa tingginya kepercayaan masyarakat terhadap TNI merupakan hasil nyata dari pengabdian yang dilakukan secara tulus. Kepercayaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus amanah yang harus terus dijaga oleh seluruh prajurit dan ASN TNI. Sejalan dengan itu, negara juga terus memperkuat TNI melalui peningkatan kesejahteraan serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan atau alpalhankam.

"Namun, seiring dengan makin kuat dan modernnya kemampuan TNI, tanggung jawab yang dipikul pun semakin besar. Penguatan ini harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme agar seluruh sumber daya yang dipercayakan dapat dipergunakan secara optimal dan dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya," tegas Kasdam.

Menghadapi perubahan lingkungan strategis, ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif, serta ancaman terhadap keutuhan wilayah, Panglima TNI menginstruksikan seluruh jajaran TNI untuk tetap kokoh pada jati dirinya. Momentum HUT ke-81 TNI diarahkan menjadi tonggak untuk memperteguh tekad dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, dan melindungi kekayaan Nusantara.

Untuk itu, seluruh prajurit dan ASN TNI diminta berpedoman pada lima budaya pengabdian yang terangkum dalam akronim PRIMA. Lima nilai tersebut meliputi Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.

Nilai Profesional menuntut prajurit menguasai tugas dan tanggung jawab, memelihara kemampuan melalui latihan yang sungguh-sungguh dan realistis, meningkatkan kompetensi, serta melaksanakan tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.

Nilai Responsif mengharuskan TNI peka terhadap perubahan lingkungan tugas, mampu mengenali potensi ancaman sejak dini, serta bertindak cepat, tepat, dan terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.

Sementara Integratif menekankan pentingnya membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa. Sinergi tersebut diperlukan agar kekuatan TNI menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan, dan mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur.

Selanjutnya, nilai Modern menuntut TNI menguasai alpalhankam dan teknologi serta menggunakannya secara optimal dan terintegrasi untuk meningkatkan daya tangkal dan daya tempur. Sedangkan nilai Adaptif mendorong prajurit menjadikan setiap penugasan sebagai bahan pembelajaran, mengembangkan inovasi, serta menyesuaikan doktrin, pendidikan, dan latihan dengan perkembangan ancaman.

"Terakhir, adaptif. Menjadikan setiap penugasan sebagai bahan pembelajaran, mengembangkan inovasi, serta menyesuaikan doktrin, pendidikan, dan latihan dengan perkembangan ancaman," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....