Kurang dari Sebulan, Greenhouse Lapas Kelas IIA Gorontalo Panen Perdana
- 17 Sep 2026 20:59 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Program greenhouse Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Gorontalo berhasil menghasilkan panen perdana tanaman selada, timun, dan melon dalam waktu kurang dari sebulan.
Panen tersebut merupakan bagian dari program pembinaan ketahanan pangan yang melibatkan warga binaan sekaligus mendukung program pemerintah dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo, Junaidi Rison, mengatakan panen perdana menjadi bagian dari upaya memberikan kegiatan produktif bagi warga binaan.
| Baca juga: Bupati Pohuwato Sambut Kalapas Baru Sukarno |
“Ini merupakan panen perdana dari kegiatan warga binaan di dalam Lapas Gorontalo untuk menunjang ketahanan pangan,” kata Junaidi.
Tanaman yang dibudidayakan di dalam greenhouse tersebut baru berusia sekitar 25 hari. Dalam satu greenhouse, warga binaan berhasil mengembangkan tiga jenis tanaman, yakni selada, timun, dan melon dengan hasil yang dinilai memiliki kualitas baik.
Hasil panen tidak seluruhnya hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan internal lapas. Sekitar seperlima hasil panen akan dipasarkan kepada vendor yang menyediakan bahan makanan bagi penghuni lapas.
Menurut Junaidi, pola tersebut diharapkan dapat mengenalkan warga binaan pada nilai ekonomi dari hasil kerja mereka, selain memberikan keterampilan di bidang pertanian.
Program ini juga memanfaatkan pengetahuan yang sebelumnya telah dimiliki sejumlah warga binaan sebelum menjalani masa pidana. Pengetahuan tersebut kemudian dibagikan kepada warga binaan lainnya.
“Sebelum mereka masuk ke dalam lapas, mereka memang sudah memiliki ilmu dalam hal ketahanan pangan. Jadi kita manfaatkan, kita tularkan kepada warga binaan yang lain,” ujarnya.
Junaidi berharap keterampilan tersebut dapat menjadi bekal bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat, termasuk untuk membantu perekonomian keluarga.
“Kita berusaha supaya mereka bisa memacu untuk berkarya, kemudian bisa menghasilkan untuk keluarga mereka nantinya,” kata Junaidi.
Lapas Kelas IIA Gorontalo juga menyiapkan pengembangan program dengan memanfaatkan lahan di bagian depan lapas. Kawasan tersebut direncanakan menjadi agrowisata yang menggabungkan kegiatan pertanian, edukasi, dan wisata.
Pengembangan itu diharapkan dapat memperluas kegiatan ketahanan pangan sekaligus menjadi ruang pembinaan produktif bagi warga binaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....