Pelaksanaan Olimpiade Madrasah di Tiga Sekolah Dipantau Kemenag Kabgor
- 10 Sep 2026 13:05 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Gorontalo Tahun 2026, Rabu 9 September 2026. Pemantauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaannya berjalan tertib, lancar, sesuai ketentuan, serta memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta.
Memasuki hari ketiga pelaksanaan OMI, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, H. Iswad Abdullah Pakaja, bersama Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Munif Payuyu, Ketua Pokjawas Madrasah H. Moh. Ismail, para Pengawas Madrasah, serta jajaran Seksi Pendidikan Madrasah melakukan peninjauan langsung di MIN 1 Kabupaten Gorontalo, MIN 2 Kabupaten Gorontalo, dan MIS Al-Mourky.
Selain memantau proses kompetisi, tim juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung, terutama perangkat yang digunakan peserta serta kestabilan jaringan internet. Hal ini dinilai penting karena pelaksanaan OMI turut memanfaatkan sistem berbasis digital.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, Iswad Abdullah Pakaja, mengatakan OMI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk menggali potensi, mengasah kemampuan, serta meningkatkan motivasi peserta didik madrasah. Para peserta diharapkan mampu memberikan kemampuan terbaik sehingga prestasi yang diraih tidak berhenti pada tingkat kabupaten, tetapi dapat berlanjut ke tingkat provinsi hingga nasional.
“OMI harus menjadi ajang untuk menggali potensi dan mengasah kemampuan peserta didik. Saya mendorong agar anak-anak kita tidak hanya berprestasi di tingkat Kabupaten Gorontalo, tetapi bisa melaju ke tingkat Provinsi bahkan sampai tingkat Nasional,” ujar Iswad.
Ia menambahkan, untuk mencapai prestasi tersebut diperlukan pembinaan secara berkelanjutan dari madrasah, guru, pengawas, orang tua, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
“Yang kita harapkan bukan sekadar menjadi juara hari ini, tetapi bagaimana anak-anak ini terus dibina sehingga mampu membawa nama baik madrasah dan Kabupaten Gorontalo di tingkat Provinsi hingga Nasional,” tambahnya.
Kakankemenag juga mengapresiasi kesiapan madrasah dalam mendukung pelaksanaan OMI. Seluruh pihak diminta menjaga kelancaran, ketertiban, dan integritas selama kompetisi berlangsung.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Munif Payuyu, menyampaikan bahwa kesiapan teknis menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran OMI yang dilaksanakan berbasis digital.
“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan perangkat, sistem, serta jaringan internet di setiap madrasah benar-benar siap dan dapat mendukung peserta dalam mengikuti kompetisi secara optimal,” jelasnya.
Menurutnya, kesiapan teknis perlu mendapat perhatian agar peserta dapat mengikuti seluruh tahapan kompetisi tanpa kendala yang dapat mengganggu konsentrasi maupun proses pelaksanaan.
Pelaksanaan OMI diharapkan tidak hanya menghasilkan peserta berprestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam menemukan, mengembangkan, dan membina talenta-talenta terbaik madrasah di Kabupaten Gorontalo agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....