Tolangga dan Toyopo Warnai Peringatan Maulid Nabi Tingkat Kemenag Kabgor

  • 09 Sep 2026 12:13 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 M di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Gorontalo, Selasa 8 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus melestarikan tradisi lokal Gorontalo.

Mengusung tema “Selawat untuk Negeri, Teladan Nabi untuk Indonesia”, peringatan Maulid dihadiri Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, H. Mahmud Y. Bobihu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, H. Iswad Abdullah Pakaja, serta sejumlah perwakilan instansi pemerintah dan seluruh ASN di lingkungan Kemenag Kabupaten Gorontalo.

Nuansa tradisi Gorontalo turut mewarnai kegiatan melalui penyajian Tolangga dan Toyopo. Ratusan Tolangga dan Toyopo ditampilkan oleh seluruh seksi di lingkungan Kemenag Kabupaten Gorontalo, madrasah negeri dan swasta, Raudhatul Athfal (RA), Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kabupaten Gorontalo, Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI), serta Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Gorontalo.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Maulid Barzanji dan lantunan selawat Nabi Muhammad SAW yang diikuti seluruh peserta. Rangkaian tersebut menjadi bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkuat suasana religius dalam peringatan Maulid.

Kepala Kemenag Kabupaten Gorontalo, H. Iswad Abdullah Pakaja, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk ASN yang turut mempersiapkan Tolangga dan Toyopo.

Menurutnya, keterlibatan seluruh jajaran tersebut tidak hanya mendukung kelancaran kegiatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga nilai budaya lokal yang telah melekat dalam tradisi peringatan Maulid Nabi di Gorontalo.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kita kepada Rasulullah SAW sekaligus menjaga tradisi daerah yang memiliki nilai religius dan budaya,” ujar H. Iswad Abdullah Pakaja.

Sementara itu, Plt. Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, H. Mahmud Y. Bobihu, mengapresiasi pelaksanaan Maulid Nabi di lingkungan Kemenag Kabupaten Gorontalo yang berlangsung meriah dan penuh makna.

Ia menegaskan, peringatan Maulid tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi sarana bagi seluruh ASN untuk mengambil hikmah dan menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Ada dua hikmah penting yang dapat kita ambil dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yaitu meneladani akhlak Rasulullah dan meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW,” ungkapnya.

Mahmud berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat menjadi pedoman bagi ASN Kementerian Agama dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Akhlak, integritas dan kepedulian kepada sesama dinilai penting untuk terus diperkuat dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tersebut, keluarga besar Kemenag Kabupaten Gorontalo diharapkan semakin memperkuat nilai keislaman dan keteladanan Rasulullah, sekaligus menjaga tradisi Tolangga dan Toyopo sebagai bagian dari kekayaan budaya dan kearifan lokal masyarakat Gorontalo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....