Tinjau Pelaksanaan Olimpiade Madrasah 2026, Kemenag Kabgor Sasar Lima Sekolah

  • 09 Sep 2026 12:11 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo kembali melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 di sejumlah madrasah tingkat MTs Negeri dan Swasta, Selasa 8 September 2026.

Monev kali ini menyasar lima titik lokasi, yakni MTs Negeri 1 Kabupaten Gorontalo, MTs Negeri 2 Kabupaten Gorontalo, MTs Negeri 3 Kabupaten Gorontalo, MTs Swasta Al Falah, serta MTs Swasta Shirojuth Tholibin Sidomukti Mootilango.

Dipimpin Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, Munif Payuyu, pelaksanaan Monev tersebut dibagi menjadi dua tim untuk menjangkau seluruh lokasi penyelenggaraan OMI.

Tim Monev di MTs Negeri 2 Kabupaten Gorontalo turut dihadiri oleh Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah, H. Moh. Ismail. Sementara itu, Tim Monev yang mengunjungi MTsN 1 Kabupaten Gorontalo, MTsN 3 Kabupaten Gorontalo, MTsS Al Falah, dan MTsS Shirojuth Tholibin Sidomukti Mootilango turut didampingi Pengawas Madrasah, Fariha K. Jusuf, bersama jajaran Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kabupaten Gorontalo.

Pelaksanaan Monev dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan OMI Tingkat Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 berjalan tertib, lancar, serta sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Selain melakukan pemantauan terhadap kesiapan pelaksanaan lomba, tim juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung, khususnya kestabilan jaringan internet dan perangkat lainnya.

Kasie Penmad, Munif Payuyu mengatakan bahwa kesiapan teknis menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan OMI berbasis digital. Oleh karena itu, monitoring dilakukan untuk memastikan perangkat, sistem, serta jaringan internet di setiap madrasah dapat mendukung peserta dalam mengikuti kompetisi dengan optimal.

“Pelaksanaan OMI berbasis CAT membutuhkan kesiapan berbagai aspek, terutama dukungan jaringan internet yang stabil agar peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian ujian dengan lancar. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berupaya mempersiapkan pelaksanaan kegiatan ini dengan baik,” ujar Munif.

Ia menambahkan, pelaksanaan OMI bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah bagi siswa madrasah untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kemampuan akademik, serta membangun karakter peserta didik yang unggul dan berprestasi.

Melalui pelaksanaan yang profesional, transparan, dan menjunjung tinggi sportivitas, OMI Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan siswa-siswi madrasah terbaik yang dapat membawa nama baik Kabupaten Gorontalo pada tingkat Provinsi hingga Nasional.

Kegiatan OMI Tingkat Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memperkuat budaya prestasi di lingkungan madrasah serta mendorong lahirnya generasi madrasah yang kompetitif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....