Potensi Investasi Jagung Gorontalo Perlu Didukung Kualitas dan Kesiapan Petani
- 20 Agt 2026 22:28 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Provinsi Gorontalo memiliki potensi besar untuk menarik investasi di sektor pertanian, khususnya komoditas jagung yang selama ini menjadi salah satu unggulan daerah.
Akademisi Pertanian Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Mohamad Ikbal Bahua, mengatakan produksi jagung Gorontalo telah memiliki prestasi di tingkat nasional bahkan internasional. Namun, menurutnya, masih terdapat aspek yang perlu diperkuat, terutama kualitas dan kesinambungan produksi.
“Gorontalo punya prestasi untuk produksi jagung di tingkat nasional walaupun internasional. Hanya saja di sini adalah kualitasnya. Kualitasnya kemudian kesinambungannya,” ujar Prof. Mohamad Ikbal Bahua.
Ia menjelaskan, kesinambungan produksi jagung sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, khususnya petani dalam menghadapi masuknya investasi.
Menurutnya, petani perlu mendapatkan pendidikan dan edukasi agar mampu mengikuti perkembangan teknologi pertanian serta menyesuaikan diri dengan kebutuhan investasi.
“Nah, kesinambungan itu berarti harus ditunjang oleh yang namanya potensi SDM-nya. Nah, petani siap nggak dengan kegiatan investasi?” katanya.
Prof. Ikbal juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas generasi muda di sektor pertanian. Pemanfaatan teknologi dinilai dapat membantu meningkatkan kualitas sekaligus menjaga keberlanjutan produksi jagung di Gorontalo.
“Pendidikan terhadap petani, edukasi terhadap petani, atau edukasi terhadap sumber daya manusia, terutama generasi muda, untuk penggunaan teknologi-teknologi pertanian,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan jagung Gorontalo telah memiliki nama yang cukup dikenal sehingga pengembangan ke depan perlu diarahkan pada peningkatan kualitas, termasuk pengelolaan kadar air.
“Jagung Gorontalo sudah terkenal. Sehingga perlu tinggal polesan saja di bidang kualitasnya, kadar airnya, dan lain sebagainya,” ungkap Prof. Ikbal.
Selain produksi bahan mentah, potensi investasi jagung juga terbuka melalui pengembangan industri hilir. Jagung dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti minyak jagung, tepung jagung hingga bahan baku pakan ternak.
“Baik itu untuk hilirisasi misalnya minyak jagung, kemudian tepung jagung juga bisa jadi pakan ternak,” pungkasnya.
Ia berharap pengembangan investasi jagung di Gorontalo dapat berjalan berkelanjutan dengan dukungan peningkatan kualitas produk dan penguatan sumber daya manusia, khususnya petani dan generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....