BPBD Kota Gorontalo Ingatkan Warga Waspada Kekeringan dan Kebakaran Saat Kemarau

  • 06 Agt 2026 10:15 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Kota Gorontalo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan dan kebakaran seiring memasuki musim kemarau.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala BPBD Kota Gorontalo, Hendry Ticoalu, saat menghadiri kegiatan silaturahmi Pemerintah Kota Gorontalo bersama masyarakat di Kelurahan Botu, Rabu 5 Agustus 2026.

Menurut Hendry, berkurangnya ketersediaan air bersih menjadi salah satu dampak yang paling cepat dirasakan saat musim kemarau. Karena itu, masyarakat diminta mulai menghemat penggunaan air untuk mengantisipasi kemungkinan musim kering berlangsung lebih lama.

"Kita harus mulai menghemat penggunaan air. Debit air bisa terus berkurang dan tidak menutup kemungkinan sumber-sumber air masyarakat, seperti sumur maupun sumur bor, ikut mengering," ujarnya.

BPBD juga mengimbau warga menyiapkan tempat penampungan air seperti drum, jerigen, maupun galon sebagai cadangan apabila pasokan air bersih terganggu. Selain itu, masyarakat diminta rutin memeriksa instalasi air di rumah agar tidak terjadi kebocoran yang menyebabkan pemborosan.

Selain ancaman kekeringan, Hendry mengingatkan meningkatnya risiko kebakaran pada musim kemarau. Bahkan, pada hari yang sama, petugas menangani dua kejadian kebakaran, yakni kebakaran lahan di wilayah Dungingi dan kebakaran bangunan di kawasan Jalan Gelatik.

Melihat kondisi tersebut, masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam menggunakan kompor, tabung gas, serta peralatan listrik. Sebelum meninggalkan rumah, seluruh sumber api dan perangkat elektronik harus dipastikan dalam kondisi aman.

BPBD juga mengingatkan warga untuk tidak membakar sampah sembarangan. Jika pembakaran terpaksa dilakukan, api harus diawasi hingga benar-benar padam agar tidak memicu kebakaran akibat bara yang tertiup angin.

"Kalau bisa jangan membakar sampah sembarangan. Kalaupun membakar, pastikan apinya benar-benar padam supaya tidak memicu kebakaran," kata Hendry.

Ia juga meminta orang tua mengawasi aktivitas anak-anak yang bermain di sekitar dapur maupun instalasi listrik. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala oleh teknisi juga disarankan untuk mencegah korsleting yang dapat memicu kebakaran.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau menyimpan nomor layanan darurat Pemadam Kebakaran Kota Gorontalo di 0822-5993-4143 agar dapat segera menghubungi petugas apabila terjadi kebakaran.

"Kalau ada kejadian kebakaran, jangan sibuk live dulu. Telepon petugas pemadam agar kami bisa segera bergerak ke lokasi," tegasnya.

Hendry turut mengingatkan para perokok agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan perbukitan yang dipenuhi rumput kering. Menurutnya, kelalaian kecil dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan pada musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....