Kebakaran Lahan di Bondawuna Padam, Tim Gabungan Cegah Api Meluas

  • 19 Sep 2026 08:32 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Tim gabungan berhasil mengendalikan kebakaran lahan di kawasan perbukitan Desa Bondawuna, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, setelah melakukan pemadaman dan pendinginan hingga Sabtu 19 September 2026. Penanganan kebakaran melibatkan personel Direktorat Samapta Polda Gorontalo, Damkar Kabupaten Bone Bolango, Polres Bone Bolango, Polsek Suwawa, PMI Provinsi Gorontalo, BPBD Provinsi Gorontalo, aparat desa, dan masyarakat.

Kebakaran pertama kali terpantau pada Jumat 18 September 2026 sekitar pukul 11.54 WITA. Api membakar lahan di atas gunung yang ditumbuhi pepohonan, rumput liar, serta dedaunan kering.

Personel Dit Samapta Polda Gorontalo tiba di lokasi sekitar pukul 22.54 WITA setelah menerima permintaan bantuan dari Damkar Kabupaten Bone Bolango. Tim kemudian berkoordinasi untuk melakukan penanganan kebakaran.

Direktur Samapta Polda Gorontalo Kombes Pol. Satrya Perdana Panuntung Tarung Binti, mengatakan tim gabungan langsung melakukan penyekatan, pemadaman, dan pendinginan untuk mencegah api meluas ke area lain.

“Tim gabungan langsung melakukan penyekatan, pemadaman dan pendinginan guna mencegah api merambat ke area lainnya,” kata Kombes Pol. Satrya.

Namun, sekitar pukul 00.27 WITA, kembali muncul titik api di bagian puncak gunung yang belum dapat dijangkau petugas. Kondisi medan menjadi salah satu kendala dalam menjangkau titik kebakaran tersebut.

Personel selanjutnya melakukan pemantauan dan siaga di sekitar permukiman warga. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan api bergerak mendekati rumah masyarakat.

Menurut Satrya, petugas terus memantau perkembangan kebakaran hingga titik api kembali dapat dijangkau sekitar pukul 03.55 WITA pada Sabtu 19 September 2026.

“Sekitar pukul 03.55 WITA, titik api kembali dapat dijangkau. Petugas langsung melakukan pemadaman dan pendinginan pada sejumlah titik yang masih memungkinkan untuk diakses,” ucap Satrya.

Setelah titik api berhasil dikendalikan, tim gabungan melanjutkan proses pendinginan pada area yang berpotensi kembali terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang masih aktif.

Penanganan kebakaran lahan di Desa Bondawuna dinyatakan selesai pada pukul 05.51 WITA setelah seluruh titik api yang dapat dijangkau berhasil dipadamkan dan proses pendinginan diselesaikan.

Satrya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok di kawasan yang mudah terbakar.

“Jangan melakukan pembakaran lahan maupun sampah sembarangan dan jangan membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar,” tambahnya.

Sementara itu, penyebab kebakaran lahan di Desa Bondawuna masih dalam proses penyelidikan. Pihak kepolisian akan mendalami faktor yang menyebabkan munculnya kebakaran tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....