BPJS Ketenagakerjaan Dorong Perluasan Perlindungan Jamsostek di Boalemo
- 29 Jul 2026 23:24 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo memperkuat sinergi dengan DPRD Kabupaten Boalemo guna mempercepat terwujudnya Universal Coverage Jamsostek (UCJ). Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Dr. Ir. Sanco Simanullang, bersama Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo Muhammad Amin dan Anggota DPRD Arman Naway di Tilamuta, Senin 27 Juli 2026.
Dalam pertemuan yang turut dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pohuwato Sri Mulyana dan Petugas Wasrik Dicky itu, kedua belah pihak membahas strategi memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja penerima upah maupun pekerja bukan penerima upah. Salah satu fokus pembahasan adalah peluang dukungan pendanaan melalui Perubahan APBD (P-APBD) untuk memberikan perlindungan kepada pekerja rentan di Kabupaten Boalemo.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Sanco Simanullang, mengatakan tingkat Universal Coverage Jamsostek di Kabupaten Boalemo saat ini masih berada di kisaran 35 persen atau sekitar 25.493 pekerja yang telah terlindungi dari total 70.343 pekerja. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang lebih kuat agar cakupan perlindungan dapat terus meningkat.
“Kami berharap DPRD Kabupaten Boalemo dapat menjadi mitra strategis dalam mempercepat terwujudnya Universal Coverage Jamsostek. Dengan dukungan kebijakan dan penganggaran melalui APBD Perubahan, semakin banyak pekerja rentan seperti petani, nelayan, pedagang, pelaku UMKM, buruh harian, hingga pekerja keagamaan yang dapat memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Sanco.
Menurutnya, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan investasi sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain melindungi pekerja dari risiko kecelakaan kerja maupun meninggal dunia, program tersebut juga menjadi jaring pengaman bagi keluarga pekerja.
Sanco menambahkan, pencapaian target UCJ tidak dapat dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, pemerintah desa hingga masyarakat.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo, Muhammad Amin, mengapresiasi upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas perlindungan bagi pekerja di daerah. Menurutnya, jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan investasi penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi risiko sosial ekonomi yang dihadapi pekerja.
Anggota DPRD Kabupaten Boalemo, Arman Nawayi, juga menyatakan kesiapan DPRD untuk membangun komunikasi lebih lanjut bersama Pemerintah Kabupaten Boalemo guna mengkaji peluang dukungan anggaran melalui P-APBD agar semakin banyak pekerja rentan memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan DPRD Kabupaten Boalemo dalam mempercepat peningkatan cakupan Universal Coverage Jamsostek. Dengan dukungan kebijakan, pengawasan, serta penguatan anggaran daerah, diharapkan semakin banyak pekerja di Kabupaten Boalemo yang memperoleh perlindungan sehingga mampu memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....