Guncangan Ekonomi Dinilai Paling Berdampak pada Kelompok Rentan Miskin
- 25 Jul 2026 13:05 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Guncangan ekonomi seperti kenaikan harga kebutuhan pokok dan inflasi dinilai menjadi ancaman terbesar bagi kelompok masyarakat yang berada sedikit di atas garis kemiskinan. Kelompok ini berisiko terdorong masuk ke dalam kategori miskin ketika terjadi tekanan ekonomi, meski sebelumnya tergolong masyarakat menengah.
Akademisi Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rifi Fajrina, mengatakan persoalan utama bukan terletak pada besarnya jumlah masyarakat kelas menengah, melainkan pada kerentanan sebagian dari mereka saat menghadapi gejolak ekonomi.
Menurutnya, masyarakat yang berada pada kelompok pengeluaran tepat di atas kategori miskin merupakan kelompok rentan miskin yang memiliki daya tahan ekonomi terbatas. Kondisi tersebut membuat mereka mudah terdampak ketika terjadi kenaikan harga barang dan jasa atau inflasi yang tinggi.
“Yang menjadi permasalahan bukan mereka sebagai kelompok menengah, tetapi ketika mereka berada pada kelompok menengah yang rentan miskin. Saat terjadi guncangan ekonomi seperti kenaikan harga dan inflasi yang tinggi, mereka akan tertekan karena tidak termasuk masyarakat yang mendapatkan proteksi ekonomi,” ujarnya.
Rifi menjelaskan, selama ini berbagai program perlindungan sosial lebih banyak menyasar masyarakat yang telah masuk dalam kategori miskin. Sementara itu, kelompok rentan miskin kerap belum menjadi penerima manfaat meskipun memiliki risiko tinggi mengalami penurunan kondisi ekonomi.
Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan perlindungan sosial. Menurutnya, perlu ada langkah antisipatif agar kelompok rentan miskin tidak semakin terdampak ketika terjadi gejolak ekonomi yang dapat menurunkan daya beli masyarakat.
Dengan perlindungan yang lebih tepat sasaran, kelompok masyarakat rentan diharapkan memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tekanan ekonomi di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....