HAN 2026, Guru TK Gorontalo Ajak Semua Pihak Cegah Kekerasan terhadap Anak

  • 22 Jul 2026 20:13 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dimanfaatkan para pendidik untuk mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman bagi anak. Salah satunya disampaikan guru Taman Kanak-kanak (TK) di Kota Gorontalo, Muamar Zakaria, yang mengajak seluruh elemen masyarakat memastikan anak terbebas dari segala bentuk kekerasan.

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tahun ini mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", yang menekankan pentingnya pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui kolaborasi keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat.

Menurut Muamar kepada RRI ketika diwawancarai pada Rabu 22 Juni 2026, perlindungan terhadap anak harus dimulai dari lingkungan terdekat, terutama keluarga sebagai tempat pertama anak bertumbuh dan berkembang.

"Orang tua merupakan orang terdekat dengan anak dan memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan terbaik bagi tumbuh kembang mereka," ujarnya.

Ia menegaskan, setiap anak berhak hidup tanpa kekerasan, eksploitasi, penelantaran, diskriminasi maupun berbagai ancaman lainnya yang dapat menghambat perkembangan fisik maupun psikologis mereka.

"Anak harus dipastikan terbebas dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, penelantaran, diskriminasi, maupun ancaman lainnya. Ancaman itu sering kali justru datang dari lingkungan terdekat," katanya.

Selain peran keluarga, Muamar menilai satuan pendidikan juga harus menjadi ruang belajar yang ramah anak. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan pendidikan perlu terus dilakukan agar seluruh hak anak terpenuhi sesuai tahapan tumbuh kembangnya.

Ia berharap seluruh pihak bersama-sama membangun budaya yang menghormati hak anak sehingga mereka dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang.

"Anak adalah investasi terbaik bangsa. Karena itu, kita harus bersama-sama memastikan masa depan mereka dibangun melalui perlindungan dan pendidikan yang berkualitas," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....