Polsek Limboto Barat Gelar Program Sabongi di SMP Muhammadiyah Pone
- 24 Sep 2026 22:28 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Pelajar di Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, mendapat edukasi tentang pencegahan kriminalitas, perundungan, kekerasan, dan penyalahgunaan narkoba melalui Program Sabongi. Program yang merupakan singkatan dari Sinergi Aparat Bersama Orangtua dan Anak Lindungi Generasi dari Kriminalitas ini menyasar lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya perlindungan generasi muda. Sosialisasi Program Sabongi digelar di SMP Muhammadiyah Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Kamis 24 September 2026.
Kanit Binmas Polsek Limboto Barat Aiptu Haina Rivai memimpin kegiatan tersebut. Kehadirannya disambut Kepala SMP Muhammadiyah Pone Asni R. Moito bersama jajaran guru dan para siswa.
Program Sabongi merupakan salah satu program unggulan Kapolres Gorontalo yang diarahkan untuk membangun perlindungan bersama bagi pelajar dari berbagai pengaruh negatif lingkungan.
Dalam sosialisasi, kepolisian memberikan pemahaman mengenai bahaya tindakan kriminal dan berbagai bentuk kenakalan remaja. Pelajar diajak mengenali risiko serta dampak yang dapat muncul ketika terlibat dalam perilaku kekerasan maupun tindak kriminal.
"Kami hadir untuk mengedukasi adik-adik agar menjauhi segala bentuk perundungan, kekerasan, hingga penyalahgunaan narkoba," kata Kanit Binmas Polsek Limboto Barat Aiptu Haina Rivai.
Menurutnya, perlindungan terhadap anak tidak dapat hanya dibebankan kepada satu pihak. Sekolah, keluarga, dan kepolisian memiliki peran masing-masing dalam mengawasi sekaligus memberikan pendampingan kepada anak.
"Pengawasan harus dilakukan secara bersinergi antara guru di sekolah, orang tua di rumah, dan kami dari jajaran kepolisian," tambahnya.
Komunikasi langsung dengan pelajar dinilai penting untuk membangun kesadaran sejak dini. Melalui pendekatan edukatif, siswa diharapkan mampu memahami konsekuensi dari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kepolisian juga mendorong sekolah dan orang tua meningkatkan komunikasi apabila menemukan perubahan perilaku pada anak. Deteksi sejak awal diharapkan dapat mencegah pelajar masuk lebih jauh dalam lingkungan yang berpotensi mendorong tindakan kriminal.
Kapolsek Limboto Barat Ipda Darmawan Hamzah mengatakan, Program Sabongi akan terus dikawal secara berkelanjutan di wilayah hukum Polsek Limboto Barat. Menurutnya, lingkungan sekolah harus memberikan rasa aman bagi anak selama menjalani proses pendidikan.
"Polsek Limboto Barat berkomitmen penuh mengawal program ini secara berkelanjutan. Sekolah harus menjadi tempat yang paling aman bagi anak untuk menuntut ilmu," kata Darmawan.
Ia menambahkan, sinergi antara aparat, sekolah, dan orang tua dapat memperkuat deteksi dini terhadap berbagai potensi kenakalan remaja. Beberapa persoalan yang menjadi perhatian antara lain perundungan dan keterlibatan pelajar dalam kelompok atau geng motor.
"Kami berharap sosialisasi ini menjadi komitmen bersama untuk menjaga dan menyelamatkan masa depan generasi muda di Kecamatan Limboto Barat," tambahnya.
Melalui Program Sabongi, kepolisian berharap upaya pencegahan dapat dilakukan tidak hanya setelah terjadi persoalan. Edukasi dan pengawasan sejak dini menjadi bagian penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang pelajar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....