Wakil Ketua DPRD Kabgor Ungkap Percakapan Terakhir dengan Almarhum Rachmat Gobel

  • 10 Jul 2026 09:09 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Anggota sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Roman Nasaru, menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya anggota DPR RI, Rachmat Gobel. Almarhum meninggal dunia di Jakarta pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.20 WIB.

Roman mengaku sangat terkejut atas kabar duka tersebut. Menurutnya, kepergian Rachmat Gobel merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Gorontalo yang selama ini mengenal almarhum sebagai tokoh yang memiliki perhatian besar terhadap kemajuan daerah.

"Kami merasa kaget dan terpukul dengan kepergian almarhum secara mendadak atau tiba-tiba ini. Apalagi beliau merupakan salah satu tokoh Gorontalo yang kita tahu bersama banyak melakukan terobosan-terobosan untuk Provinsi Gorontalo bisa lebih baik dan lebih maju lagi," tuturnya.

Roman mengaku masih sempat berkomunikasi dengan almarhum pada Kamis malam sekitar pukul 22.47 WITA. Dalam percakapan tersebut, keduanya berdiskusi terkait gagasan pembangunan yang masih dapat dilakukan untuk kemajuan Gorontalo ke depan.

Menurut Roman, perhatian Rachmat Gobel terhadap pembangunan daerah sangat nyata. Menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan 2026 di Provinsi Gorontalo pada bulan Juni lalu, Rahmat Gobel berperan besar dalam revitalisasi Taman Menara Pakaya dan Pentadio Resort. Hal ini menjadi bukti komitmen almarhum dalam mendorong sektor pariwisata dan pengembangan UMKM di Kabupaten Gorontalo.

"Saat menyambut kegiatan Penas Petani Nelayan kemarin, beliau melakukan revitalisasi taman menara Pakaya dan juga Pentadio Resort. Ini adalah salah satu kebanggaan beliau bisa membangun tempat-tempat wisata dan mengembangkan UMKM di Gorontalo khususnya di Kabupaten Gorontalo," tuturnya.

Roman berharap semangat dan dedikasi Rachmat Gobel dalam membangun Gorontalo dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk melanjutkan perjuangan memajukan daerah.

"Walaupun Penas itu sudah selesai, semangat beliau untuk membangun Gorontalo itu tidak pernah pudar. Beliau selalu berpikir bagaimana Gorontalo ke depan bisa lebih maju," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....