Pemkab Pohuwato Usulkan JIAT untuk Atasi Kekurangan Air Irigasi

  • 07 Jul 2026 19:18 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Pohuwato berkomitmen memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana dasar masyarakat, termasuk penyediaan air untuk mengairi lahan persawahan. Ketersediaan air dinilai menjadi salah satu kebutuhan mendasar yang berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas pertanian di daerah.

Pemerintah Kabupaten Pohuwato mengusulkan pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air. Untuk satu titik bor JIAT, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai sekitar Rp1,5 miliar dengan kemampuan mengairi lahan sawah seluas 3 hingga 5 hektare secara berkelanjutan.

Pemkab Pohuwato berharap usulan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah pusat karena manfaatnya akan dirasakan langsung oleh para petani.

Menanggapi usulan tersebut, Direktur Air Tanah dan Air Baku Kementerian Pekerjaan Umum, Dr. Mohammad Firman, S.T., M.T., menyambut baik langkah Pemerintah Kabupaten Pohuwato. Menurutnya, usulan yang telah disampaikan melalui mekanisme perencanaan akan dipelajari dan diverifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Pohuwato yang datang langsung menyampaikan kebutuhan daerah. Seluruh usulan yang telah terinput dalam sistem akan kami tindak lanjuti sesuai mekanisme dan ketersediaan anggaran. Pada prinsipnya, kami mendukung upaya penyediaan air baku dan irigasi air tanah sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas pertanian, terutama di wilayah yang kerap mengalami kekurangan air," ujar Mohammad Firman, yang juga merupakan mantan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan.

Pemerintah Kabupaten Pohuwato berharap Direktorat Air Tanah dan Air Baku Kementerian Pekerjaan Umum dapat memberikan dukungan penuh sehingga pembangunan JIAT di Pohuwato segera direalisasikan.

Program tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi kekurangan air irigasi, khususnya di Daerah Irigasi Molosifat, Kecamatan Popayato Barat, dan Daerah Irigasi Bunuyo, Kecamatan Paguat. Dengan terpenuhinya kebutuhan air irigasi, produktivitas pertanian diharapkan meningkat sehingga berdampak pada kesejahteraan para petani.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....