Lapas Perempuan Gorontalo Gelar Lomba Kultum Antar Warga Binaan
- 19 Jun 2026 20:10 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Gorontalo menggelar Lomba Kultum (Kuliah Tujuh Menit) antar warga binaan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Jumat 19 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, kemampuan berdakwah, dan rasa percaya diri warga binaan.
Lomba diikuti oleh perwakilan dari setiap bilik hunian, dengan masing-masing bilik mengirimkan satu peserta terbaik. Para peserta menyampaikan materi dakwah bertema makna hijrah, perbaikan diri, dan peningkatan kualitas ibadah dengan penuh semangat di hadapan dewan juri.
Kepala Lapas Perempuan Gorontalo, Elang Kartini mengatakan, peringatan Tahun Baru Islam merupakan momentum bagi warga binaan untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan. Menurutnya, lomba kultum tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media pembelajaran yang dapat membentuk karakter positif serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan.
"Momentum Tahun Baru Islam mengajarkan kepada kita tentang makna hijrah, yaitu berpindah menuju kehidupan yang lebih baik. Melalui lomba kultum ini, saya berharap warga binaan dapat terus mengembangkan kemampuan, memperdalam ilmu agama, serta menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai bekal untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan," ujar Elang Kartini.
Untuk menjamin objektivitas penilaian, Lapas Perempuan Gorontalo menghadirkan tiga orang dewan juri yang merupakan Penyuluh Agama Islam dari Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo. Selain melakukan penilaian, para juri juga memberikan masukan kepada peserta sebagai bagian dari proses pembinaan.
Dalam pelaksanaannya, peserta tampil secara bergantian sesuai nomor urut yang telah ditetapkan panitia. Penilaian dilakukan berdasarkan materi yang disampaikan, penggunaan bahasa, sistematika penyampaian, kemampuan komunikasi, vokal dan intonasi, ekspresi, bahasa tubuh, hingga adab dan etika saat tampil.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Perempuan Gorontalo berharap peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dapat mempererat ukhuwah sekaligus menumbuhkan semangat hijrah bagi warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi sesama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....