Alih Fungsi Lahan Jadi Tambak Dominasi Penurunan Luasan Mangrove di Gorontalo

  • 10 Jun 2026 09:36 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Luasan hutan mangrove di Provinsi Gorontalo mengalami tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Kehutanan, penurunan luas mangrove tercatat terjadi pada periode 2023 hingga 2025.

Kepala BPDAS Bone Limboto, Bontor Lumbantobing, mengatakan data mangrove secara periodik dirilis oleh Kementerian Kehutanan, yang sebelumnya bernama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Data tersebut mencakup seluruh provinsi di Indonesia, termasuk Gorontalo.

Menurut Bontor, berdasarkan data yang tersedia, terjadi kecenderungan penurunan luasan mangrove existing di Gorontalo dalam tiga tahun terakhir. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang ditemukan di lapangan.

“Dari data tahun 2023 hingga 2025 memang terlihat tren penurunannya. Menurut pengamatan kami, penurunan luasan mangrove existing di Gorontalo dipengaruhi oleh beberapa faktor,” ujarnya.

Ia menjelaskan, faktor yang paling dominan adalah alih fungsi kawasan mangrove untuk berbagai kegiatan ekonomi. Salah satu bentuk alih fungsi yang paling banyak ditemukan adalah pembukaan kawasan mangrove menjadi tambak.

“Yang lebih dominan kami lihat adalah adanya alih fungsi. Mangrove ataupun hutan mangrove dibuka untuk kegiatan perekonomian lain seperti menjadi tambak. Ini yang mendominasi berkurangnya atau menurunnya luas hutan mangrove di Gorontalo,” jelasnya.

Bontor menambahkan, keberadaan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain berfungsi sebagai pelindung pantai dari abrasi dan gelombang, mangrove juga menjadi habitat berbagai jenis biota laut yang mendukung kehidupan masyarakat pesisir.

Karena itu, upaya perlindungan, pengawasan, dan rehabilitasi kawasan mangrove dinilai perlu terus diperkuat untuk mencegah penurunan luasan yang lebih besar di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....