Pemkab Gorontalo Bahas Lokasi Pembangunan Sekolah Terintegrasi lewat FGD

  • 02 Jun 2026 20:13 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun 2026 dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti berbagai pihak terkait. Kegiatan itu berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Gorontalo, Selasa 2 Juni 2026.

FGD diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur, serta Tim Verifikasi dan Validasi (Verval) SNT dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Turut hadir Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Camat Limboto Barat, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Sekretaris BPBD, Kepala Desa Haya-Haya, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari tahapan verifikasi dan validasi lokasi yang akan diusulkan sebagai tempat pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi, salah satu program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto, di bidang pendidikan.

Sekda Sugondo Makmur mengatakan, FGD ini merupakan tahapan penting dalam proses penentuan lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi. Menurutnya, hasil verifikasi lapangan akan menjadi dasar dalam menilai kesiapan daerah untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Pada dasarnya, kami bersama Tim Verval SNT telah menyampaikan kepada Bapak Bupati mengenai kondisi objektif di lapangan. Kondisi tersebut nantinya akan menjadi cerminan bagi kita dalam mengambil keputusan,” ujar Sugondo.

Ia menjelaskan, pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi membutuhkan berbagai tahapan dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah. Forum diskusi tersebut dilaksanakan untuk menyamakan persepsi, mengidentifikasi kebutuhan, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam mendukung kelancaran program.

Menurut Sugondo, kolaborasi antarlembaga menjadi faktor penting agar seluruh persyaratan administrasi maupun teknis dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat. Dengan koordinasi yang baik, proses persiapan pembangunan sekolah diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan tepat waktu.

“Insya Allah, semua pihak yang hadir hari ini akan saling berkolaborasi untuk memperlancar seluruh persyaratan yang dibutuhkan. Kita harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang dalam rangka menyambut program Sekolah Nasional Terintegrasi di Kabupaten Gorontalo,” pungkasnya.

Melalui FGD tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap proses verifikasi lokasi dapat berjalan lancar sehingga daerah ini siap menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program Sekolah Nasional Terintegrasi yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak sumber daya manusia yang unggul di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....