Kesbangpol Provinsi Gorontalo Dorong Masyarakat Implementasi Nilai Pancasila

  • 31 Mei 2026 14:47 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Gorontalo mengajak masyarakat untuk tidak hanya menghafal Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Ormas Kesbangpol Provinsi Gorontalo, Dedy S. Palyama mengatakan, tanggal 1 Juni dipilih sebagai Hari Lahir Pancasila karena menjadi momentum lahirnya gagasan dasar negara yang digali oleh Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Menurutnya, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak sekadar menjadi momentum mengenang sejarah, tetapi juga menjadi pengingat agar nilai-nilai luhur bangsa dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Jadi sehubungan dengan hari lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni dipilih karena pandangan-pandangan waktu itu bagaimana menggali Pancasila, dan pak Soekarno yang mempunyai pandangan terhadap bagaimana Pancasila itu digali dan kemudian menghasilkan nilai-nilai yang sekarang ini telah menjadi ideologi bagi kita semua,” ujar Dedy.

“Harapannya tidak hanya bahwa hari lahir Pancasila ini hanya untuk kemudian mengenangnya hari lahir Pancasila itu sendiri tetapi juga bagaimana nilai-nilai yang berasal dari dan digali dari nilai-nilai asli bangsa Indonesia ini kemudian diimplementasikan ke dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Dedy menegaskan, Pancasila saat ini telah menjadi ideologi bangsa Indonesia sehingga seluruh aturan, tata kehidupan masyarakat hingga sistem pemerintahan harus bertumpu pada nilai-nilai Pancasila.

“Tentu kita harus optimis bahwa karena Pancasila ini yang sudah merupakan ideologi bangsa maka tentu semua aturan kemudian tata cara kita bermasyarakat di dalam melaksanakan pemerintahan itu wajib kita kemudian untuk melaksanakan lahir dari nilai-nilai Pancasila,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui tantangan terhadap ideologi Pancasila saat ini semakin besar, terutama dengan masuknya berbagai nilai dan ideologi baru yang dapat mempengaruhi masyarakat.

“Tantangan kita ke depan adalah bagaimana nilai-nilai ideologi nasional ini, karena kita tidak datang di ruang hampa, tetapi masih mendapatkan tantangan-tantangan dari nilai-nilai baru yang kemudian tentu akan mengganggu dan mengancam nilai-nilai Pancasila,” katanya.

Karena itu, Kesbangpol Gorontalo mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup dan tidak mudah terpengaruh oleh ideologi lain.

“Kita menghimbau agar Pancasila ini bukan hanya kita hafal atau kemudian kita pelajari secara teori tetapi bagaimana Pancasila ini betul-betul diimplementasikan ke dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Dedy.

Ia menambahkan, Pancasila telah terbukti menjadi ideologi yang paling sesuai bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Pesan saya terutama generasi muda kita yakini dan kita laksanakan nilai-nilai Pancasila ini untuk menghadapi semua tantangan yang ada, dan kami yakin bahwa nilai-nilai ideologi Pancasila adalah yang paling baik untuk bangsa Indonesia,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....