Temu Pemuda Gorontalo, Sederet Aspirasi Disuarakan ke Pemerintah Daerah
- 13 Agt 2026 07:17 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Berbagai aspirasi disampaikan para pemuda di Gorontalo pada kegiatan temu pemuda yang digelar oleh Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo dalam memperingati Hari Pemuda Internasional tahun 2026, di Kantor Inspektorat Provinsi Gorontalo, Rabu 12 Agustus 2026.
Kegiatan ini diikuti sejumlah organisasi dan komunitas pemuda yang ada di Gorontalo, termasuk perwakilan pelajar, anggota Pramuka, hingga Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari beberapa perguruan tinggi yang ada di Gorontalo.
Selain isu tentang penguatan pembangunan kepemudaan, persoalan lain yang menjadi perhatian utama para pemuda yakni percepatan penerbitan peraturan gubernur (Pergub) tentang pembangunan kepemudaan. Regulasi ini penting sebagai aturan pelaksana yang merinci ketentuan teknis dan operasional dari Peraturan Daerah (Perda) tentang Kepemudaan yang telah disahkan oleh DPRD bersama pemerintah daerah.

Rendahnya tingkat kegemaran membaca di kalangan masyarakat yang hanya mencapai 59,20 persen di tahun 2025 juga turut menjadi sorotan. Pemerintah diharapkan bisa meningkatkan sarana pendukung untuk mendorong masyarakat jadi gemar membaca. Aspirasi lainnya pemerintah daerah melibatkan organisasi kepemudaan
"Hari ini banyak pemuda, namun pemudinya (remaja putri) dilupakan. Banyak kasus yang berproses, ada rasa takut yang mereka rasakan karena banyak kasus yang terjadi di setiap kabupaten di Gorontalo. Contoh kasus pelecehan seksual di kalangan pelajar, ini harus kita perjuangkan bersama untuk perlindungan terhadap perempuan," kata salah seorang peserta kegiatan, Ikbal Ka'u.

Terpisah, Kepala Bidang Pemuda Dinas Parekrafpora Provinsi Gorontalo, Muchlis Huntua mengatakan, kegiatan temu pemuda kali ini memang bertujuan untuk mengakomodir aspirasi dan gagasan para pemuda agar program-program pemerintah daerah dalam beberapa tahun ke depan benar-benar sesuai dengan harapan anak muda. Berbagai aspirasi tersebut menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun konsep rencana aksi daerah (RAD) tentang pembangunan kepemudaan.
"Nanti kita juga akan mencoba mengumpulkan OPD terkait untuk membicarakan program-program ke depan seperti apa, tindak lanjutnya dan penganggarannya seperti apa," tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....