Bimtek DTSEN Pastikan Data Bantuan Akurat
- 09 Apr 2026 07:50 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Pelaksanaan hari kedua Bimbingan Teknis (Bimtek) pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) diikuti peserta dari Kecamatan Duhiadaa dan Kecamatan Patilanggio. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Panua, Selasa (7/4/2026).
Dalam arahannya, Asisten Zulkifli Umar menjelaskan bahwa DTSEN dirancang sebagai basis data tunggal yang akurat, dinamis, dan terpadu, dengan mengintegrasikan data sosial, ekonomi, serta tingkat kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, DTSEN kini menjadi rujukan pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah dalam pengambilan kebijakan, khususnya dalam menentukan penerima bantuan agar penyalurannya lebih objektif, transparan, dan tepat sasaran.
Selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial, Zulkifli juga mengungkapkan bahwa saat ini terjadi pengurangan atau penonaktifan kepesertaan jaminan kesehatan oleh Kementerian Sosial. Hal tersebut disebabkan sebagian penerima bantuan telah masuk dalam kategori desil 6 hingga desil 10.
“Yang akan ditanggung oleh kementerian adalah masyarakat dengan tingkat kesejahteraan pada desil 1 sampai dengan desil 5,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Kementerian Sosial memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah untuk melakukan reaktivasi bagi peserta yang dinonaktifkan dengan melengkapi persyaratan dokumen yang dibutuhkan.
“Alhamdulillah, reaktivasi ini sudah kami lakukan sejak adanya instruksi dari Kementerian Sosial. Namun, reaktivasi hanya berlaku bagi penerima bantuan yang sedang menjalani pengobatan,” ujarnya.
Zulkifli menambahkan, pelaksanaan Bimtek DTSEN ini dibagi ke dalam tujuh wilayah. Hal tersebut bertujuan agar peserta PBI-JK yang dinonaktifkan sementara dapat melalui proses verifikasi dan validasi, sehingga bisa kembali diusulkan sebagai penerima bantuan yang ditanggung pemerintah pusat.
“Kami berharap kegiatan ini diikuti dengan serius, sehingga pada saat pengisian data dalam aplikasi pengelolaan DTSEN tidak mengalami kendala,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....