Ratusan Kepala Sekolah dan Korwil Pendidikan di Kabupaten Gorontalo Dilantik

  • 06 Mar 2026 22:06 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Sebanyak 192 pejabat kepala sekolah SD dan SMP serta Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan di wilayah Kabupaten Gorontalo resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Dari jumlah tersebut, 171 orang merupakan kepala sekolah tingkat SD dan SMP, sementara 19 lainnya menjabat sebagai Korwil Pendidikan Kecamatan.

Pelantikan ini berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo pada Jumat 6 Maret 2026. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur, serta Bunda PAUD Kabupaten Gorontalo Maryam Sofyan Puhi. Hadir pula pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Tim Kerja Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi menginstruksikan seluruh kepala sekolah dan Korwil Pendidikan yang baru dilantik untuk menjadi motor penggerak perubahan di sektor pendidikan. Ia menegaskan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah melakukan “restorasi pendidikan” guna meningkatkan mutu proses belajar mengajar di Kabupaten Gorontalo.

“Para kepala sekolah yang hari ini dilantik dan dikukuhkan saya minta harus segera bergerak dan melakukan konsolidasi. Bekerjalah sesuai dengan visi Kabupaten Gorontalo di bidang pendidikan, yaitu mewujudkan restorasi pendidikan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa kepemimpinan yang inovatif sangat dibutuhkan di tingkat satuan pendidikan. Menurutnya, kepala sekolah tidak boleh sekadar menjalankan rutinitas, tetapi harus mampu menghadirkan terobosan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hasil belajar siswa.

Lebih lanjut, Bupati juga memberikan penekanan khusus terhadap peran Korwil sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah di tingkat kecamatan. Korwil diminta memastikan setiap kebijakan pendidikan dari pemerintah kabupaten dapat tersampaikan dan diimplementasikan secara optimal di lapangan.

“Korwil memiliki tugas penting sebagai jembatan. Program pendidikan dari kabupaten harus sampai kepada para kepala sekolah untuk kemudian diimplementasikan secara optimal dalam upaya mewujudkan restorasi tersebut,” jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....