Tren Kemiskinan Gorontalo Awal 2026 Menurun, Perlu Konsistensi

  • 05 Mar 2026 10:43 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Tren penurunan angka kemiskinan di Provinsi Gorontalo pada awal tahun 2026 menjadi kabar menggembirakan bagi kondisi sosial ekonomi daerah. Data awal menunjukkan adanya penurunan jumlah penduduk miskin dibandingkan periode sebelumnya, khususnya dalam masa transisi dari tahun 2025 ke 2026.

Akademisi, Rifi Fazrina menilai capaian tersebut sebagai pertanda awal yang baik. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum bisa langsung diartikan sebagai perbaikan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Untuk awal tahun 2026 ini tentu menjadi pertanda awal yang baik karena ada penurunan kemiskinan dan penurunan jumlah penduduk miskin. Namun masih terlalu dini untuk menyatakan bahwa sudah terjadi perbaikan kesejahteraan masyarakat pada masa transisi dari 2025 ke 2026,” ujar Rifi.

Menurutnya, hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah konsistensi dari tren penurunan tersebut. Ia menekankan bahwa pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus memantau apakah penurunan kemiskinan ini bersifat stabil dan berkelanjutan, atau hanya terjadi dalam jangka pendek.

“Yang perlu kita pantau adalah apakah penurunan ini bersifat stabil, artinya terus menurun secara konsisten, atau hanya semusim saja. Bisa saja ada kenaikan pendapatan di awal tahun yang berdampak pada turunnya angka kemiskinan secara sementara,” jelasnya.

Rifi menambahkan, upaya penanggulangan kemiskinan tidak dapat dilakukan secara instan. Diperlukan strategi jangka panjang, kebijakan yang tepat sasaran, serta sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat agar tren positif ini benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

Ia berharap, tren awal tahun 2026 ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat program-program pengentasan kemiskinan sehingga penurunan angka kemiskinan di Gorontalo tidak hanya bersifat sesaat, melainkan stabil dan konsisten di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....