Refleksi Setahun Kepemimpinan Sofyan-Tonny di Kabupaten Gorontalo
- 21 Feb 2026 21:09 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - 20 Februari 2025 menjadi titik awal babak baru kepemimpinan di Kabupaten Gorontalo di bawah nahkoda Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus. Membawa visi Restorasi Kabupaten Gorontalo Berkemajuan dan Berkelanjutan, dalam setahun terakhir hasilnya mulai terlihat nyata di berbagai sektor.
Restorasi tidak dimaknai sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan penataan ulang fondasi daerah—menguatkan nilai, memperbaiki tata kelola, serta mendorong ekonomi rakyat agar tumbuh lebih merata. Sejumlah program strategis dijalankan secara terukur untuk memastikan arah pembangunan berjalan sesuai visi besar tersebut.
Penguatan dimulai dari nilai dan identitas daerah. Program Navigasi Iman rutin digelar setiap Jumat di Masjid Agung Baiturrahman Limboto sebagai ruang refleksi spiritual bagi aparatur dan masyarakat. Bahasa daerah kembali dihidupkan setiap Jumat sebagai bagian dari penguatan identitas lokal. Di Banthayo Poboide, sejarah dan adat diteguhkan melalui berbagai prosesi seperti Mopotilolo, menjadikan tradisi bukan sekadar seremoni, melainkan warisan hidup yang membangun kebanggaan kolektif.
Pada sektor sosial dan kesehatan, pemerintah daerah menggulirkan program makanan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan massal, bantuan bagi difabel dan lansia, rumah layak huni melalui Baznas, Zona Aman PAUD, hingga percepatan penurunan stunting. Hasilnya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 mencapai 71,54 dengan kategori tinggi, sementara angka harapan hidup menyentuh 71,26 tahun.
Kepesertaan JKN tercatat 101,03 persen dengan dukungan subsidi kesehatan daerah sebesar Rp 41 miliar. Angka kemiskinan menurun menjadi 14,89 persen, sedangkan inflasi tetap terkendali pada 2,54 persen.
Penguatan ekonomi kerakyatan dilakukan melalui Car Free Day “Ayo ke Limboto” dan Car Free Night sebagai ruang promosi UMKM. Sebanyak 12 OPD ditugaskan menjadi pengampuh UMKM untuk memperluas akses pasar dan mendorong transaksi non-tunai.
Di sektor pertanian, bantuan 105 ton benih jagung hibrida, program UPLAND 100 hektare pisang gapi, pembangunan 16,7 kilometer jalan usaha tani, penguatan embung dan irigasi, serta bantuan ternak ayam dan sapi menjadi langkah konkret menopang produktivitas. Pendapatan Asli Daerah (PAD) bahkan melampaui target dengan capaian Rp189,9 miliar atau 101,40 persen.
Reformasi birokrasi turut dipercepat melalui digitalisasi pemerintahan, penerapan TTE, SoTeken, penguatan SPBE, hingga QRIS Desa. Rencana pembangunan Mall Pelayanan Publik juga disiapkan sebagai wajah baru layanan yang cepat dan transparan.
Program TMMD ke-126 di Desa Tuladenggi membangun 1.143 meter rabat beton untuk membuka akses ekonomi desa. Progres jembatan rangka baja di Pulubala ditinjau langsung sebagai bagian dari penguatan konektivitas wilayah.
Di pesisir Batudaa Pantai, Kampung Nelayan Merah Putih dibangun dan 60 E-Pas Kecil gratis diserahkan kepada nelayan sebagai bentuk kehadiran negara hingga ke perahu rakyat. Sebanyak 3.013 PPPK Paruh Waktu juga dilantik untuk memperkuat pelayanan publik dan memberi kepastian bagi tenaga pengabdian.
Berbagai capaian tersebut mengantarkan Kabupaten Gorontalo meraih sejumlah penghargaan, di antaranya Penais Award, tiga Treasury Awards, peringkat III Nasional Pelayanan KB, Rekor MURI 57.936 Akseptor IUD, masuk 75 Besar Nasional, UHC Award 2026 kategori umum, serta Opini WTP ke-15 kali berturut-turut.
Kabupaten Gorontalo juga sukses menjadi tuan rumah Perkemahan Saka Nasional 2025 di Bumi Perkemahan Bongohulawa, mempertegas kapasitas daerah dalam mendukung agenda berskala nasional. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kerja konsisten dan kolaboratif seluruh elemen daerah.
Satu tahun pertama kepemimpinan menjadi fase menanam—menanam nilai, sistem, dan arah pembangunan jangka panjang. Restorasi yang digagas diharapkan terus berlanjut untuk menghadirkan pemerintahan yang religius dalam karakter, kuat dalam ekonomi rakyat, serta modern dalam tata kelola.
Kabupaten Gorontalo kini melangkah dengan fondasi yang kian kokoh—bertumbuh, berkemajuan, dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....