Pemkab Gorontalo Dorong Festival Tutulu Jadi Agenda Tahunan Daerah
- 17 Jun 2026 12:11 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Bupati Gorontalo Sofyan Puhi berkomitmen menjadikan Festival Tutulu di Kecamatan Tibawa sebagai agenda tahunan daerah. Komitmen tersebut disampaikannya saat membuka Festival Tutulu dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Masjid Istiqamah Kecamatan Tibawa, Senin 15 Juni 2026.
Festival Tutulu digelar masyarakat Kecamatan Tibawa sebagai bentuk pelestarian tradisi yang memadukan nilai-nilai budaya lokal dengan syiar Islam. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Gorontalo, Camat Tibawa, unsur Forkopimcam, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Bupati Sofyan Puhi memberikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Tibawa yang terus menjaga tradisi lokal melalui Festival Tutulu. Ia menilai festival tersebut menjadi contoh harmonisasi antara nilai-nilai Islam dan budaya lokal yang tumbuh serta berkembang di tengah masyarakat Gorontalo.
“Festival Tutulu merupakan perpaduan yang sangat baik antara tradisi budaya dan nilai-nilai religius. Kegiatan seperti ini perlu terus dijaga dan dilestarikan karena menjadi bagian dari identitas masyarakat Kabupaten Gorontalo,” katanya.
Melihat antusias masyarakat dan besarnya nilai budaya yang terkandung di dalamnya, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen mendorong Festival Tutulu menjadi agenda resmi daerah yang dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun. Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan festival tersebut terus berkembang sebagai bagian dari kalender kegiatan religi dan budaya Kabupaten Gorontalo.
“Kami berkomitmen bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk mengupayakan Festival Tutulu menjadi agenda tahunan daerah. Ini penting sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Sofyan juga menegaskan pergantian Tahun Baru Hijriah menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri terhadap perjalanan kehidupan selama satu tahun terakhir. Menurutnya, refleksi tersebut menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, serta memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Introspeksi diri ini sangat penting agar di Tahun 1448 Hijriah kita dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Nilai-nilai ibadah harus lebih ditingkatkan, begitu pula semangat kebersamaan, hubungan antarsesama, dan tanggung jawab kita dalam menjalankan tugas sebagai umat beragama,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....