Penguatan UPZ KUA Bone Bolango Targetkan Optimalisasi Zakat

  • 30 Jan 2026 15:07 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menegaskan langkah strategis memperluas pengelolaan zakat hingga ke tingkat kecamatan melalui penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Bone Bolango, Jumat 30 Januari 2026. Penguatan ini diarahkan untuk menggali potensi zakat secara lebih terstruktur dan berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai sebagai kebijakan konkret pemerintah daerah dalam mendorong zakat menjadi instrumen ekonomi umat yang berdampak nyata terhadap kesejahteraan sosial.

Dengan jaringan UPZ di setiap KUA, pemerintah menargetkan pendataan dan pengumpulan zakat berjalan sistematis dan terukur.

Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, menegaskan zakat memiliki peran strategis yang setara dengan pajak dalam konteks pembangunan nasional, khususnya dalam penguatan ekonomi berbasis keumatan.

“Zakat adalah potensi umat yang luar biasa. Jika secara keindonesiaan kita memiliki pajak, maka dalam konteks keislaman kita memiliki zakat,” ucap Iwan.

Ia menyebutkan, pemerintah daerah mencanangkan gerakan masif pendataan potensi zakat, yang manfaatnya diharapkan kembali langsung kepada masyarakat melalui program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.

“Hari ini kita canangkan gerakan pengumpulan data dan potensi zakat yang insya Allah manfaatnya akan kembali ke seluruh masyarakat,” kata Iwan.

Selain aspek kelembagaan, Iwan juga menekankan pentingnya integritas pengurus UPZ dalam menjaga kepercayaan publik. Menurutnya, sinergi antara UPZ dan KUA menjadi kunci keberhasilan distribusi zakat yang tepat sasaran dan transparan.

Momentum penguatan UPZ ini dinilai strategis seiring dengan agenda pencairan berbagai tunjangan bagi aparatur sipil negara, termasuk Tunjangan Profesi Guru, Tunjangan Hari Raya, dan gaji ke-13. Potensi zakat dari sektor ASN dinilai lebih mudah didata, sementara sektor masyarakat umum masih menjadi tantangan besar.

“ASN lebih mudah didata, namun tantangan sekaligus peluang besar ada di tengah masyarakat luas. Jika zakat fitrah sudah terorganisir dengan baik, maka kini saatnya zakat maal dan potensi lainnya kita maksimalkan melalui UPZ di setiap KUA,” tambahnya.

Iwan berharap kehadiran UPZ di seluruh KUA menjadi instrumen penguatan solidaritas sosial sekaligus solusi pengentasan kemiskinan berbasis keagamaan di Bone Bolango.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....