Kebakaran di Tombulilato Hanguskan Satu Unit Rumah Warga

  • 27 Jan 2026 16:57 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kebakaran melanda satu unit rumah warga di Desa Tombulilato, Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango, Selasa 27 Januari 2026. Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan rumah beserta sejumlah barang berharga milik korban, meski tidak menimbulkan korban jiwa. Api pertama kali terlihat dari bagian dapur rumah saat kondisi rumah dalam keadaan kosong. 

Seorang warga setempat, Rustam Makjun, melihat kobaran api sekitar pukul 14.27 WITA dan langsung meminta pertolongan warga sekitar untuk memadamkan api secara manual.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bone Bolango, Achril Babyonggo, menjelaskan penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan karena tidak ada penghuni rumah saat kejadian.

“Kami masih melakukan pendataan dan pengumpulan informasi tambahan untuk memastikan sumber api,” ucap Achril.

Ia menyebutkan, kebakaran mengakibatkan kerusakan pada satu unit rumah, satu unit sepeda motor, enam unit telepon genggam, serta dokumen penting seperti sertifikat, ijazah, dan berkas kependudukan. Selain itu, perhiasan emas, cincin, dan uang tunai sekitar Rp12 juta turut terbakar dalam peristiwa tersebut.

“Kerugian material cukup besar, terutama karena banyak dokumen penting ikut terbakar,” kata Achril.

Data sementara mencatat tiga kepala keluarga dengan delapan jiwa terdampak dalam peristiwa ini. Mereka adalah Udin Manangkari, Olis Kadingo, Andika Manangkari, Ismail Manangkari, Sardin Kadingo, Bela Yahya, Rian Usman, dan Aira Usman.

Warga sekitar bersama aparat kepolisian dan tim Tagana melakukan pemadaman secara gotong royong sebelum api berhasil dikendalikan.

“Respon cepat warga sangat membantu mencegah api meluas ke rumah lain di sekitar lokasi,” tambahnya.

BPBD Kabupaten Bone Bolango mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Pemeriksaan instalasi listrik dan peralatan dapur secara rutin dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa.

Pemerintah daerah juga akan melakukan koordinasi lanjutan untuk memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi, termasuk bantuan darurat dan pengurusan kembali dokumen kependudukan yang terbakar.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....