Kasus Melandai, Penanganan Malaria di Kabupaten Gorontalo Tetap Diperkuat

  • 04 Okt 2026 19:34 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi meminta penanganan dan pencegahan penularan malaria tetap diperkuat meski kasusnya menunjukkan penurunan. Permintaan tersebut disampaikannya usai memimpin rapat koordinasi Bersama seluruh camat, kepala puskesmas dan pemerintah desa untuk mengevaluasi perkembangan penanganan malaria di wilayah masing-masing, Jumat 2 Oktober 2026.

Rapat tersebut berfokus pada evaluasi dan percepatan pelaksanaan tracking atau pelacakan di tingkat lapangan. Langkah ini sangat penting untuk memastikan setiap orang yang pernah melakukan kontak dengan penderita malaria dapat teridentifikasi, sehingga tidak ada kasus yang luput dari pemantauan.

“Alhamdulillah hasilnya mulai melandai, bahkan di beberapa wilayah terinformasi sudah nol,” kata Bupati Sofyan.

Meski begitu, Sofyan meminta seluruh stakeholder kesehatan tidak berpuas diri dan tetap memperkuat pengawasan. Ia meminta upaya pelacakan kontak terus dilanjutkan untuk memastikan data yang diperoleh di lapangan benar-benar menggambarkan kondisi sebenarnya.

“Tapi trackingnya akan kita tambah terus. Jangan sampai kasusnya terlihat melandai hanya karena tracking berhenti. Makin kita identifikasi, makin bagus agar semua terbaca jelas,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen melakukan pemantauan secara intensif hingga penanganan malaria dinyatakan tuntas. Evaluasi lanjutan juga akan dilakukan secara berkala untuk melihat perkembangan kasus dan efektivitas langkah penanganan di lapangan.

Bupati Sofyan menegaskan rapat koordinasi melalui Zoom akan kembali digelar pada 9 Oktober 2026. Evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan penanganan malaria terus terpantau dan masalah tersebut dapat segera diselesaikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....