Bupati Gorontalo Instruksikan Kades Aktif Dampingi Keluarga Berisiko Stunting
- 12 Sep 2026 16:03 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menginstruksikan seluruh kepala desa untuk aktif dan konsisten memberikan pendampingan kepada keluarga yang berisiko mengalami stunting. Instruksi tersebut disampaikan menyusul adanya data terbaru yang menunjukkan tren kenaikan angka stunting di Kabupaten Gorontalo.
Pesan itu disampaikan Bupati Sofyan saat menghadiri kegiatan intervensi stunting melalui program “Lebe Gacor” atau Edukasi dan Intervensi Keluarga Risiko Stunting serta pelayanan KB terpadu di Desa Datahu, Kecamatan Tibawa, Kamis 10 September 2026.
Bupati Sofyan menegaskan, penanganan stunting tidak dapat lagi dilakukan dengan pola biasa atau hanya mengandalkan penanganan medis melalui puskesmas. Pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai sektor karena faktor yang memengaruhi tumbuh kembang anak tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga kondisi lingkungan dan sosial ekonomi keluarga.
“Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama karena pencegahan stunting bukan hanya urusan medis. Di dalamnya ada unsur lingkungan seperti ketersediaan air bersih dan jaminan sosial, ini harus dipastikan sampai ke keluarga sasaran,” tegas Bupati.
Untuk mempercepat penurunan angka stunting, Pemkab Gorontalo terus mendorong pelaksanaan intervensi terpadu. Empat layanan utama dipusatkan dalam upaya tersebut, meliputi pelayanan Posyandu, edukasi kesehatan, program keluarga berencana serta pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Bupati menyebut, integrasi berbagai layanan tersebut dapat memperkuat upaya pencegahan sejak tingkat keluarga. Karena itu, keberadaan pemerintah desa menjadi penting untuk memastikan keluarga sasaran mendapatkan pendampingan dan mengakses layanan yang tersedia.
Sofyan juga mengingatkan para kepala desa agar tidak bersikap pasif dalam menangani persoalan stunting di wilayah masing-masing. Para kepala desa diminta memastikan warga, khususnya keluarga yang masuk kategori berisiko stunting, memanfaatkan layanan kesehatan terpadu secara maksimal.
"Penguatan pendampingan hingga tingkat desa digarapkan dapat mencegah bertambahnya kasus baru sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di daerah," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....