Kaki Bergerak Sendiri, Waspadai Sindrom Kaki Gelisah Malam Hari
- 30 Agt 2026 19:08 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID,Gorontalo - Kebiasaan kaki bergerak atau bergoyang sendiri tanpa disadari, terutama ketika sedang beristirahat atau menjelang tidur, sebaiknya tidak selalu dianggap sebagai kebiasaan biasa. Kondisi tersebut dapat menjadi salah satu tanda Restless Legs Syndrome (RLS) atau sindrom kaki gelisah.
Sindrom kaki gelisah merupakan gangguan pada sistem saraf yang menimbulkan dorongan tidak terkendali untuk menggerakkan kaki. Penderitanya dapat mengalami berbagai sensasi yang tidak nyaman pada bagian kaki maupun betis.
Sensasi yang dirasakan setiap orang dapat berbeda. Sebagian penderita mengeluhkan rasa geli, gatal, kesemutan, nyeri, kram, seperti tersetrum, hingga sensasi seolah-olah ada sesuatu yang bergerak atau merayap di bawah kulit.
Gejala tersebut umumnya muncul ketika tubuh sedang beristirahat dan lebih sering terasa pada malam hari. Akibatnya, penderita dapat mengalami kesulitan tidur sehingga kualitas istirahat ikut terganggu.
Sindrom kaki gelisah tidak hanya dialami orang dewasa. Kondisi ini dapat terjadi pada anak-anak maupun lanjut usia. Pada sebagian perempuan, gejala juga dapat muncul selama kehamilan, terutama memasuki trimester ketiga. Dalam sejumlah kasus, keluhan tersebut dapat mereda setelah melahirkan.
RLS juga dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan tertentu. Beberapa penyakit yang disebut dapat berhubungan dengan munculnya gejala antara lain gagal ginjal, diabetes, neuropati perifer, gangguan saraf tulang belakang, dan penyakit Parkinson.
| Baca juga: Cara Tidur Nyenyak yang Patut Dicoba |
Selain itu, kondisi psikologis seperti depresi dan gangguan kecemasan juga dapat memperburuk gejala. Penggunaan sejumlah obat, termasuk beberapa obat untuk mengatasi mual, antipsikotik, antidepresan, serta obat flu dan alergi yang mengandung antihistamin, juga dapat memperparah keluhan pada sebagian orang.
Untuk membantu mengurangi gejala, perubahan pola hidup dapat dilakukan. Penderita dianjurkan menjaga pola makan sehat dan memenuhi kebutuhan nutrisi, termasuk zat besi, magnesium, folat, vitamin B12, dan vitamin D.
Aktivitas fisik secara rutin serta tidur yang cukup juga dapat membantu mengurangi keluhan. Sebagian orang dapat merasa lebih nyaman dengan melakukan kompres hangat dan dingin secara bergantian pada kaki.
Penanganan RLS pada dasarnya disesuaikan dengan penyebab dan kondisi masing-masing penderita. Hingga kini, penanganannya lebih diarahkan untuk mengurangi gejala serta meningkatkan kualitas tidur.
Jika kaki sering bergerak tanpa disadari disertai sensasi tidak nyaman, terutama pada malam hari hingga mengganggu tidur, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan. Pemeriksaan oleh tenaga medis diperlukan untuk mengetahui penyebab dan menentukan penanganan yang tepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....