Amankah Hand Sanitizer Digunakan Setiap Hari? Ini Penjelasannya

  • 17 Agt 2026 10:34 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID ,Gorontalo - Menjaga kebersihan tangan menjadi salah satu kebiasaan sederhana yang penting untuk dilakukan setiap hari. Tangan merupakan bagian tubuh yang paling sering bersentuhan dengan berbagai benda, permukaan, maupun orang lain, sehingga berpotensi menjadi media penyebaran kuman.

Karena itu, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir tetap menjadi cara utama untuk menjaga kebersihan tangan. Kementerian Kesehatan mengingatkan, mencuci tangan dengan sabun penting dilakukan terutama sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan toilet, serta setelah bersentuhan dengan benda atau permukaan yang berpotensi mengandung kuman.

Namun, bagaimana ketika tidak tersedia air dan sabun?

Di sinilah hand sanitizer menjadi pilihan praktis. Cairan pembersih tangan berbasis alkohol dapat digunakan untuk membantu mengurangi jumlah kuman di tangan, terutama ketika seseorang sedang berada di perjalanan, tempat umum, atau lokasi yang tidak menyediakan fasilitas cuci tangan.

Lantas, amankah menggunakan hand sanitizer setiap hari?

Secara umum, hand sanitizer berbasis alkohol dapat digunakan setiap hari selama digunakan dengan tepat. Kementerian Kesehatan menyebut konsentrasi alkohol 60 hingga 80 persen memiliki aktivitas antimikroba yang optimal.

Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Kardiana Purnama Dewi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia atau Perdoski, menyarankan masyarakat memilih hand sanitizer dengan bahan desinfektan yang tepat. Untuk produk berbasis alkohol, kandungannya disarankan minimal 60 persen.

Dr. Kardiana juga mengingatkan agar masyarakat dapat memilih produk yang mengandung pelembap. Hal ini penting karena penggunaan produk berbasis alkohol dapat membuat kulit lebih mudah kering.

Selain itu, hand sanitizer sebaiknya dibiarkan mengering secara alami setelah digunakan. Menurut dr. Kardiana, membiarkan produk mengering sendiri memberikan waktu bagi bahan aktif untuk bekerja secara maksimal.

Meski praktis, hand sanitizer bukan berarti dapat menggantikan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Ketika tangan terlihat kotor atau berminyak, mencuci tangan dengan sabun dan air tetap menjadi pilihan yang lebih baik karena hand sanitizer tidak bekerja secara optimal pada kondisi tersebut.

Penggunaan hand sanitizer yang terlalu sering juga dapat menyebabkan kulit menjadi kering atau mengalami iritasi pada sebagian orang. Karena itu, jika tangan mulai terasa kering, gatal, kemerahan, atau perih, penggunaannya perlu dikurangi dan kulit dapat diberikan pelembap.

Untuk penggunaan sehari-hari, masyarakat juga perlu memperhatikan cara pemakaian. Cairan harus diratakan ke seluruh permukaan tangan, termasuk telapak, punggung tangan, sela-sela jari dan ujung jari, kemudian digosok hingga benar-benar kering.

Dengan demikian, penggunaan hand sanitizer setiap hari pada dasarnya dapat dilakukan, terutama ketika sabun dan air tidak tersedia. Namun, kebersihan tangan tetap paling baik dijaga dengan membiasakan cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....