Kasus Malaria di Pohuwato Didominasi Pekerja Tambang

  • 25 Jul 2026 13:03 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – UPTD Puskesmas Paguat, Kabupaten Pohuwato, terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan malaria melalui edukasi kepada masyarakat serta mendorong warga segera memanfaatkan fasilitas kesehatan saat mengalami gejala penyakit tersebut.

Kepala UPTD Puskesmas Paguat, Kadir Abas, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai bentuk sosialisasi, baik secara langsung kepada masyarakat maupun melalui media sosial. Edukasi tersebut berfokus pada pencegahan malaria, pengenalan gejala, serta pentingnya mendapatkan penanganan medis sedini mungkin.

Menurutnya, hasil pemantauan di wilayah kerja Puskesmas Paguat menunjukkan bahwa sebagian besar kasus malaria yang ditemukan berkaitan dengan aktivitas masyarakat di kawasan pertambangan.

“Pusatnya itu adalah di penambang, pertambangan. Jadi tidak ada pasien yang positif malaria itu yang sebagai ibu rumah tangga murni. Yang ada itu hanya yang dari tambang. Berarti sendirinya bahwa kasus-kasus malaria yang muncul ini berasalnya itu dari tambang,” kata Kadir Abas.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut menjadi dasar bagi puskesmas untuk terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat, terutama kepada kelompok yang memiliki mobilitas tinggi menuju kawasan tambang.

Selain itu, masyarakat diimbau agar tidak menunda pemeriksaan ketika mengalami gejala yang mengarah pada malaria, seperti demam yang berlangsung beberapa hari, menggigil, atau lemas. Penanganan yang cepat dinilai penting untuk mempercepat proses penyembuhan sekaligus mencegah penularan lebih luas.

“Jadi itu edukasi kami supaya masyarakat ketika sakit langsung saja berobat ke faskes supaya untuk penanganan cepat dan tidak tersebar,” ujarnya.

Puskesmas Paguat berharap meningkatnya kesadaran masyarakat untuk segera berobat ke fasilitas kesehatan dapat membantu menekan angka kasus malaria di Kabupaten Pohuwato, khususnya kasus yang berkaitan dengan aktivitas di wilayah pertambangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....