Sepuluh Makanan Aman Walau Sudah Kedaluarsa

  • 07 Feb 2026 11:45 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID,Gorontalo - Tanggal kedaluwarsa sering kali menjadi patokan utama masyarakat untuk menentukan apakah suatu makanan masih aman dikonsumsi atau tidak. Padahal, tidak semua makanan harus langsung dibuang begitu melewati tanggal  best before atau expired date. Pada beberapa jenis pangan, tanggal tersebut lebih menandakan kualitas terbaik, bukan batas mutlak keamanan.

Dengan penyimpanan yang tepat dan pemeriksaan sederhana menggunakan pancaindra, dilansir  briliofood.net  ada sejumlah makanan yang masih aman dikonsumsi meskipun telah melewati tanggal kedaluwarsa. Berikut 10 jenis makanan yang relatif aman dikonsumsi setelah kedaluwarsa, beserta ciri-ciri yang perlu diperhatikan.

1. Telur

Telur diketahui masih dapat dikonsumsi hingga 3–5 minggu setelah tanggal pembelian, bahkan jika sudah melewati tanggal best before. Salah satu cara paling populer untuk mengecek kesegaran telur adalah tes air.

Aman dikonsumsi jika:

-          Telur tenggelam saat direndam air

-          Tidak berbau busuk saat dipecahkan

-          Putih telur masih kental dan jernih

-          Kuning telur bulat dan tidak pecah

Sebaiknya dibuang jika:

-          Telur mengambang saat direndam

              Berbau busuk

-          Putih telur encer dan keruh

       -     Kuning telur pecah atau muncul bintik hitam

2. Yogurt

Yogurt dapat bertahan 1–2 minggu setelah tanggal kedaluwarsa jika disimpan dalam kulkas. Kandungan bakteri baik di dalamnya justru membantu menghambat pertumbuhan bakteri jahat.

Aman dikonsumsi jika:

-          Warna tidak berubah signifikan

-          Tekstur masih kental dan konsisten

-          Aroma segar khas yogurt

-          Tidak ada cairan berlebih

Sebaiknya dibuang jika:

-          Muncul jamur

-          Berbau asam menyengat

-          Tekstur sangat encer atau berbutir

       - Terdapat gelembung gas

3. Keju Keras

Keju keras seperti cheddar dan parmesan dapat bertahan 3–4 minggu setelah kedaluwarsa bila disimpan dengan benar. Jamur di permukaan masih bisa ditangani dengan memotong bagian yang terkontaminasi.

Aman dikonsumsi jika:

Jamur hanya sedikit di permukaan

Aroma masih khas keju

Tekstur tetap keras

Warna stabil

Sebaiknya dibuang jika:

Jamur menyebar luas

Berbau amonia

Tekstur berlendir

Warna berubah drastis

4. Roti

Roti kering bisa bertahan 5–7 hari setelah kedaluwarsa. Jika tidak ditemukan jamur, roti masih aman dikonsumsi atau diolah kembali.

Aman dikonsumsi jika:

Tidak ada jamur

Aroma normal

Tekstur masih layak

Warna tidak berubah

Sebaiknya dibuang jika:

Muncul jamur hijau, putih, atau hitam

Bau asam

Tekstur berlendir

Warna menggelap

5. Susu UHT

Susu UHT yang belum dibuka bisa bertahan 1–2 bulan setelah kedaluwarsa bila disimpan di tempat sejuk dan kering. Setelah dibuka, sebaiknya dikonsumsi dalam 7–10 hari.

Aman dikonsumsi jika:

Kemasan tidak mengembung

-          Warna dan aroma normal

-          Tidak menggumpal

-          Rasa masih wajar

Sebaiknya dibuang jika:

-          Kemasan mengembung

-          Bau asam

-          Warna berubah

       - Rasa pahit

6. Madu

Madu dikenal sebagai bahan pangan yang praktis tidak pernah kedaluwarsa. Kristalisasi adalah    proses alami dan bukan tanda kerusakan.

Aman dikonsumsi jika:

-          Mengkristal atau mengeras

-          Aroma khas madu

-          Warna sedikit menggelap

-          Tidak berbusa

Sebaiknya dibuang jika:

-          Muncul busa (fermentasi)

-          Bau asam atau alkohol

-          Ada jamur

       - Rasa berubah drastis

7. Makanan Kaleng

Makanan kaleng dapat bertahan 1–2 tahun setelah kedaluwarsa jika kondisi kaleng masih baik.

Aman dikonsumsi jika:

-          Kaleng tidak mengembung atau bocor

-          Warna dan aroma normal

-          Tidak ada gas saat dibuka

Sebaiknya dibuang jika:

-          Kaleng mengembung atau berkarat parah

-          Bau menyengat

-          Isi berubah warna

       - Ada semburan gas

8. Tepung

Tepung bisa bertahan 6–8 bulan setelah kedaluwarsa bila disimpan kering dan tertutup rapat.

Aman dikonsumsi jika:

-          Tidak ada kutu

-          Tidak berbau tengik

-          Warna normal

-          Tekstur kering

Sebaiknya dibuang jika:

-          Terdapat serangga

-          Bau asam

-          Menggumpal

       - Lembap

9. Cokelat

Cokelat hitam dapat bertahan hingga 2 tahun, sedangkan cokelat susu sekitar 1 tahun setelah kedaluwarsa. Lapisan putih (Blooming) tidak berbahaya.

Aman dikonsumsi jika:

-          Ada blooming

-          Aroma normal

-          Tekstur keras

-          Rasa masih baik

Sebaiknya dibuang jika:

-          Ada jamur

-          Bau tengik

-          Berlendir

       - Rasa aneh

10. Kopi

Kopi bubuk bertahan 3–6 bulan setelah dibuka, sementara biji kopi hingga 9 bulan. Aman dikonsumsi meski aromanya berkurang.

Aman dikonsumsi jika:

-          Aroma masih ada

-          Tidak lembap

-          Warna stabil

-          Bebas jamur

Sebaiknya dibuang jika:

-          Bau tidak sedap

-          Menggumpal karena lembap

-          Warna berubah

-          Tumbuh jamur

Masyarakat diimbau untuk tidak hanya bergantung pada tanggal kedaluwarsa, tetapi juga memperhatikan kondisi fisik, aroma, tekstur, dan rasa makanan. Meski demikian, kehati-hatian tetap diperlukan, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

Dengan pemahaman yang tepat, kebiasaan membuang makanan yang sebenarnya masih layak konsumsi dapat dikurangi, sekaligus membantu menghemat pengeluaran rumah tangga.

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....