PKKMB UNBITA Gorontalo Jadi Awal Pembentukan Karakter Mahasiswa

  • 02 Sep 2026 13:45 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo menyelenggarakan Rapat Senat Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2026. Sebanyak 150 mahasiswa baru mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun ini, yang dilaksanakan, Rabu 2 September 2026.

Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., mengatakan PKKMB bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari proses awal mahasiswa memasuki kehidupan perguruan tinggi di tengah perubahan kebijakan dan tuntutan masyarakat. Menurutnya, tahun ini UNBITA Gorontalo menerima hampir 100 mahasiswa reguler dan 50 mahasiswa melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Para mahasiswa baru tersebut diharapkan memiliki tekad dan semangat untuk menjalani proses pendidikan di lingkungan kampus.

“Hari ini adalah kegiatan PKKMB tahun 2026. Ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi proses panjang di tengah berbagai kebijakan yang berubah, tuntutan pemerintah pusat, kebutuhan masyarakat dan realita yang ada di masyarakat,” kata Ellys Rachman.

“Tidak mudah proses ini, karena adik-adik masuk ke dalam kehidupan kampus harus memiliki sebuah tekad dan semangat,” ucapnya.

Ellys menjelaskan, pelaksanaan Sidang Senat dalam rangka penerimaan mahasiswa baru menjadi tahap awal perjalanan akademik mahasiswa di UNBITA Gorontalo. Proses tersebut diharapkan berlanjut hingga mahasiswa menyelesaikan pendidikan dan mengikuti Sidang Senat Wisuda.

“Pelaksanaan Sidang Senat pada hari ini merupakan proses awal kita menerima mereka dan Insyaallah empat tahun ke depan kita akan meluruskan mereka dengan pelaksanaan Sidang Senat Wisuda,” kata Ellys.

Ia menambahkan, UNBITA Gorontalo terus melakukan pembenahan dengan melihat berbagai peluang di tengah perubahan tata kelola dan kelembagaan perguruan tinggi. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kampus mampu menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan daerah dan bangsa.

“Kami terus belajar, kami terus melihat kesempatan-kesempatan. Insyaallah, doakan bersama kampus kita tercinta ini terus diberikan kesempatan yang terbaik untuk bisa melahirkan alumni-alumni atau para sarjana dan para magister terbaik yang dibutuhkan oleh daerah dan bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Bina Taruna Gorontalo, Sri Nurnaningsih Rachman mengatakan, kehadiran mahasiswa baru di UNBITA Gorontalo bukan hanya menjadi awal perkuliahan, tetapi juga tahap awal pembentukan jati diri akademik, profesional dan sosial. Ia menekankan, kampus tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk membangun karakter, memperluas wawasan, menumbuhkan kepedulian dan melatih kedisiplinan.

“Kampus bukan sekadar tempat untuk memperoleh gelar. Kampus adalah ruang untuk membangun karakter, memperluas wawasan, menemukan kepedulian, melatih kedisiplinan dan menyiapkan diri agar mampu berkontribusi bagi keluarga, masyarakat, daerah, bangsa dan negara,” ujar Sri.

Menurutnya, PKKMB menjadi momentum penting untuk memperkenalkan mahasiswa terhadap lingkungan akademik, tata nilai kampus, sistem pembelajaran, budaya ilmiah, layanan kemahasiswaan, etika kehidupan kampus serta tanggung jawab sebagai bagian dari civitas akademika. Sri berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang awal untuk menanamkan semangat belajar, berorganisasi, berprestasi serta membangun jejaring yang sehat dan produktif.

“PKKMB menjadi ruang awal untuk menanamkan semangat belajar, semangat berorganisasi, semangat berprestasi dan semangat membangun jejaring yang sehat dan produktif,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa baru agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman yang berlangsung cepat. Perubahan teknologi, perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja dan tantangan sosial menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang lebih luas.

Mahasiswa, lanjutnya, tidak cukup hanya mengandalkan pengetahuan akademik, tetapi juga perlu mengembangkan keterampilan, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, literasi digital, kerja sama, etika kepemimpinan serta kepekaan terhadap berbagai persoalan di masyarakat. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....