Rektor UBM Gorontalo: Wisuda Bukan Sekadar Seremoni
- 22 Des 2025 08:07 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo : Rektor Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo, Dr. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes menegaskan, wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan tonggak penting dalam perjalanan intelektual dan moral para lulusan. Hal ini disampaikan Titin Dunggio saat menyampaikan laporannya pada pelaksanaan Sidang Senat Luar Biasa, Wisuda Angkatan VI, Program Diploma, Sarjana, dan Magister yang dilaksanakan di Ballroom Sumberia Kota Gorontalo, Minggu (21/12/25).
“Wisuda bukan sekadar ceremony akademik, melainkan tonggak penting perjalanan intelektual dan moral para lulusan. Hal ini menandai berakhirnya suatu fase pembelajaran sekaligus dimulainya tanggung jawab baru sebagai insan terdidik yang diharapkan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Titin Dunggio
Rektor mengutarakan, sebagai institusi pendidikan tinggi yang dipercaya oleh masyarakat, Universitas Bina Mandiri Gorontalo memandang pelaksanaan wisuda sebagai momentum pertanggungjawaban akademik kepada publik. Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Senat sekaligus Rektor UBM Gorontalo, Dr. Titin Dunggio juga memaparkan perkembangan dan capaian institusi selama satu tahun terakhir, serta merefleksikan perjalanan transformasi UBM Gorontalo selama enam tahun berdiri.
Pada aspek capaian akademik, UBM Gorontalo tahun ini meluluskan kurang lebih 286 wisudawan. Jumlah tersebut terdiri atas 33 lulusan Magister Manajemen sebagai lulusan pelopor program magister di UBM Gorontalo, 109 lulusan Program DIII Analisis Kesehatan, serta 144 lulusan program sarjana, meliputi S1 Manajemen, S1 Administrasi Bisnis, S1 Farmasi, S1 Gizi, dan S1 Administrasi Rumah Sakit.
“Capaian akademik wisudawan tahun ini cukup menggembirakan dengan rata-rata indeks prestasi kumulatif 3,72, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menggambarkan atmosfer akademik yang terus membaik dan meningkat,” jelasnya

Selain capaian akademik, Rektor UBM Gorontalo juga menyoroti transformasi kelembagaan, tata kelola, dan penjaminan mutu yang telah dilakukan. Dalam enam tahun terakhir, UBM Gorontalo berkembang signifikan dari yang awalnya hanya memiliki dua fakultas dan tujuh program studi, kini telah memiliki empat fakultas, satu program pascasarjana, serta mengelola 18 program studi, terdiri dari satu program Magister Manajemen, 12 program sarjana, empat program sarjana terapan, dan satu program diploma.
Titin Dunggio menegaskan, UBM Gorontalo sebagai salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) di wilayah LLDIKTI senantiasa berkomitmen dalam menerapkan manajemen dan budaya mutu. Seluruh unit dan layanan telah distandarkan serta dikendalikan secara rutin oleh Badan Penjaminan Mutu dan Akreditasi UBM.
“Semangat UBM bukan semata-mata semangat akreditasi, melainkan semangat membangun institusi yang berkarakter dan bermutu, baik dari aspek input, proses, maupun hasil. Dengan demikian, UBM dapat hadir sebagai salah satu perguruan tinggi kebanggaan masyarakat Gorontalo,” tegas Rektor
Sebagai bagian dari inovasi berkelanjutan, UBM Gorontalo juga secara mandiri mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Mutu Akademik dan Zona Integritas berbasis teknologi informasi. Sistem ini mengintegrasikan seluruh proses manajemen mutu secara digital.
“Targetnya adalah menjadikan sistem ini sebagai gerbang utama penjaminan mutu internal serta akreditasi nasional maupun internasional dalam jangka panjang,” Ucap Titin Dunggio. (RA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....