Puluhan Orang Ikuti Penyusunan Skor Pola Pangan
- 18 Sep 2026 20:04 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Para peserta Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi dan Penyusunan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) Konsumsi Tahun 2026 diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kapasitas dalam pengumpulan, pengolahan, penghitungan, analisis, serta interpretasi skor PPH Konsumsi.
“Kami juga berharap peserta dapat mengidentifikasi kelompok pangan yang masih rendah kontribusinya dan menyusun strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kualitas konsumsi pangan Masyarakat,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Gorontalo, Muljady D Mario, Kamis, 17 September 2026.
Muljady menejlaskan rakor ini diikuti sebanyak 30 peserta, bertujuan mengevaluasi perkembangan skor PPH, mengidentifikasi kondisi konsumsi pangan masyarakat, serta merumuskan strategi dan langkah tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas dan keragaman konsumsi pangan di Provinsi Gorontalo.
Muljady juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam meningkatkan skor PPH. Upaya tersebut memerlukan kolaborasi antara sektor pangan, pertanian, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, perindustrian dan perdagangan, serta sektor terkait lainnya.
“Pemanfaatan pangan lokal dan pengembangan potensi pangan daerah juga menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas konsumsi pangan masyarakat, yang perlu berjalan seiring dengan peningkatan produksi, pengolahan, distribusi, dan pemasaran pangan lokal,” ujar Muljady.
Sementara itu, melalui laporan panitia pelaksana disampaikan bahwa Rakor Evaluasi dan Penyusunan Skor PPH Tahun 2026 merupakan forum koordinasi untuk membahas perkembangan capaian skor PPH, mengidentifikasi permasalahan dan faktor yang memengaruhi pola konsumsi pangan masyarakat, serta merumuskan strategi peningkatan skor PPH.
Kegiatan ini diharapkan dapat membangun kesamaan persepsi dan komitmen lintas sektor, sekaligus menghasilkan data dan informasi yang lebih akurat mengenai kondisi konsumsi pangan masyarakat.
Muljady berharap hasil rakor dapat ditindaklanjuti melalui perencanaan program dan kegiatan yang konkret, terukur, dan berkelanjutan.
Dengan demikian, peningkatan skor PPH diharapkan tidak hanya menjadi capaian indikator pembangunan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap perbaikan pola konsumsi pangan masyarakat serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Gorontalo.
Rakor ini diharapkan dapat memperkuat upaya bersama dalam mewujudkan konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman, serta mendukung ketahanan pangan daerah yang kuat dan berkelanjutan. (mcgorontaloprov/oman)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....