Kadis PPPA-PMD Gorontalo Dorong Gerakan PKK Semakin Inovatif dan Kolaboratif

  • 31 Agt 2026 08:31 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PPPA-PMD) Provinsi Gorontalo Yana Yanti Suleman mendorong Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) agar terus berkembang melalui penguatan sinergi, inovasi, kemajuan program, dan kolaborasi lintas sektor.

Yana Suleman menekankan bahwa Buku 2 PKK tidak sekadar menjadi dokumen pedoman, tetapi harus dipahami dan diimplementasikan sebagai arah bersama dalam menjalankan Gerakan PKK di seluruh tingkatan.

Buku ini adalah materi strategi Gerakan PKK hasil Rakernas X PKK yang dijadikan pedoman agar program kerja organisasi lebih terukur, akuntabel, inovatif, dan kolaboratif

“Gerakan PKK harus terus bergerak mengikuti perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, sinergi, inovasi, kemajuan dan kolaborasi harus menjadi semangat bersama dalam menjalankan setiap program PKK,” kata Yana Suleman, Minggu, 30 Agustsu 2026.

Menurutnya, semangat Sinergi, Inovasi, Maju dan Kolaborasi (SIMAKO) menjadi bagian penting dalam memastikan program-program PKK mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung prioritas pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, sinergi diperlukan agar program PKK dapat berjalan searah dengan program pemerintah daerah, sementara inovasi menjadi kunci untuk menghadirkan kegiatan yang lebih kreatif, efektif dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Sementara itu, semangat untuk terus maju harus diwujudkan melalui peningkatan kapasitas kader serta penguatan kelembagaan PKK. Sedangkan kolaborasi diperlukan dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kepala Dinas PPPA-PMD juga mendorong TP-PKK Kabupaten Gorontalo Utara, TP-PKK Kecamatan hingga TP-PKK Desa/Kelurahan untuk tidak hanya memahami hasil Rakernas X PKK, tetapi mampu menerjemahkannya ke dalam program dan kegiatan yang konkret.

“Yang paling penting bukan hanya memahami apa yang ada dalam Buku 2, tetapi bagaimana kita mengimplementasikannya. Kader PKK di lapangan harus mampu menerjemahkan kebijakan tersebut menjadi gerakan dan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi keluarga dan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberadaan kader PKK memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat. Oleh sebab itu, penguatan kapasitas dan pemahaman kader menjadi salah satu hal yang perlu terus dilakukan.

Yana Suleman juga menjelaskan bahwa ia juga telah melakukan sosialisasi hasil rapat kerja nasional (Rakernas) X PKK bagi TP-PKK Kabupaten, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan di Gorontalo Utara. kegiatan ini dirangkaikan dengan penyampaian materi “SIMAKO Buku 2 PKK: Sinergi, Inovasi, Maju dan Kolaborasi.” bertempat di Aula Kantor Bupati Gorut.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan terbangun kesamaan pemahaman dan langkah dalam mengimplementasikan hasil Rakernas X PKK Tahun 2025–2029. Dengan demikian, Gerakan PKK di Kabupaten Gorontalo Utara dapat semakin terarah, inovatif, serta mampu bersinergi dengan berbagai program pembangunan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama antara TP-PKK dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pemberdayaan keluarga, peningkatan kualitas kehidupan masyarakat, serta pembangunan yang berkelanjutan dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan. (mcgorontaloprov/fahmi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....